1.098 Sapi Kurban Presiden Disalurkan ke Seluruh Indonesia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Program penyaluran sapi kurban Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah menjadi perhatian publik setelah nilai anggaran pengadaan hewan kurban disebut mencapai sekitar Rp100 miliar. Bantuan sebanyak 1.098 ekor sapi yang didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia itu memunculkan perdebatan mengenai penggunaan anggaran negara di tengah situasi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat.

Menanggapi polemik tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa program distribusi hewan kurban dalam jumlah besar tidak perlu dipersoalkan selama tujuannya untuk kepentingan masyarakat luas. Pernyataan itu disampaikan Nasaruddin saat ditemui di Kompleks Masjid Istiqlal, Kamis (28/5/2026).

- Advertisement -

Menurut Nasaruddin, Presiden Prabowo juga telah menyerahkan sapi kurban untuk Masjid Istiqlal sebagai bagian dari rangkaian bantuan Idul Adha tahun ini. Ia menilai penyaluran hewan kurban secara luas merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat pada momentum hari raya.

“Bapak Presiden itu juga sudah kita terima hewan kurbannya di Istiqlal. Kalau Bapak Presiden mau memberikan ke tempat lain itu enggak ada masalah ya,” ujar Nasaruddin saat ditemui di Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa Idul Adha tidak hanya memiliki makna ibadah semata, tetapi juga berkaitan erat dengan pemerataan konsumsi pangan bergizi, terutama protein hewani. Karena itu, distribusi daging kurban dinilai dapat membantu masyarakat yang selama ini jarang mengonsumsi daging.

- Advertisement -

Nasaruddin mengaitkan semangat Idul Adha dengan pesan Rasulullah SAW mengenai pentingnya memastikan masyarakat tidak mengalami kekurangan pangan pada hari raya. Jika Idul Fitri identik dengan pemenuhan kebutuhan karbohidrat melalui zakat fitrah, maka Idul Adha disebut sebagai momentum pemenuhan kebutuhan protein hewani bagi masyarakat.

“Kita tujuannya Idul kurban itu sama dengan Idul Fitri, kata Rasulullah SAW tidak boleh ada orang yang kelaparan, tidak makan pada hari raya Id, karena itu zakat fitrah itu bertujuan untuk semua harus kenyang pada Hari Raya Idul Fitri, dengan cara mengonsumsi karbo. Untuk Idul Adha pasangannya adalah protein hewani. Diharapkan pada bulan-bulan kurban ini tidak ada orang yang tidak mengonsumsi daging,” jelas Menag.

Ia juga menekankan bahwa pembagian daging kurban harus dilakukan secara inklusif tanpa membedakan latar belakang agama. Menurutnya, warga non-muslim pun berhak menerima manfaat dari distribusi hewan kurban yang dilakukan pemerintah maupun masyarakat.

“Idul Adha ini adalah lebaran protein, tidak ada warga masyarakat yang tidak bisa lagi makan daging pada hari-hari ini. Di antara sekian ribu hewan ternak disembelih di Jakarta, maka itu diharapkan tidak ada warga masyarakat termasuk juga non muslim juga berhak mendapatkan hewan kurban. Inilah Islam, sama juga yang mau menyumbangkan daging Istiqlal juga tidak hanya terbatas pada muslim,” katanya memungkasi.

Untuk pelaksanaan kurban di Masjid Istiqlal, Presiden Prabowo diketahui menyerahkan sapi berbobot sekitar 1,3 ton. Sementara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menyumbangkan sapi dengan bobot sekitar 1,2 ton.

Sebelumnya, polemik mengenai program bantuan sapi kurban Presiden mencuat setelah pihak Istana memaparkan rincian jumlah hewan kurban yang akan disalurkan ke seluruh daerah di Indonesia. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menyiapkan total 1.098 ekor sapi untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (26/5/2026), Juri menjelaskan bahwa bantuan tersebut diperuntukkan bagi pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Kami ingin menyampaikan amanah dari Bapak Presiden, Pak Prabowo Subianto, yang pada tahun ini dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini, Bapak Presiden berkenan akan menyerahkan bantuan sapi kurban sebanyak 1.098 ekor sapi,” ungkap Juri dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (26/5/2026).

Ia merinci, sebanyak 552 daerah yang terdiri dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota akan menerima bantuan sapi kurban dari Presiden. Program itu disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk mendukung pelaksanaan Idul Adha sekaligus membantu masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan pangan bergizi.

“Jadi ada 552 daerah yakni 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota akan menerima sebanyak 598 sapi untuk seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” kata Juri.

Di tengah kritik terkait besarnya anggaran, pemerintah menilai distribusi sapi kurban tersebut memiliki nilai sosial dan kemanusiaan yang besar karena dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah, termasuk wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap pangan protein hewani.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pertamina Sesuaikan Harga BBM per 23 Mei 2026

JCCNetwork.id-  PT Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Sabtu, 23 Mei...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER