Prabowo Kantongi Dalang Kritik Pemerintah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto menyinggung adanya gerakan terorganisasi yang kerap mengkritik dan menjelekkan kinerja pemerintahannya. Dalam pidato saat peresmian dan groundbreaking SPPG serta Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Prabowo mengklaim mengetahui pihak-pihak yang membiayai gerakan tersebut, meski tidak menyebutkan secara rinci.

Ia menegaskan bahwa kritik-kritik itu muncul karena ada pihak yang takut melihat Indonesia menjadi negara yang sejahtera dan kuat. Namun demikian, Prabowo menegaskan dirinya tidak terpengaruh dan memilih fokus membuktikan kebangkitan ekonomi nasional, sejalan dengan komitmennya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.

- Advertisement -

‎”Indonesians are not stupid. We know what is happening. Kami tahu siapa yang biayai gerakan-gerakan menjelek-jelekkan bangsa Indonesia,” kata Prabowo.

Prabowo juga menyoroti kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dituding menghamburkan fiskal negara. Menurutnya, anggapan tersebut keliru karena justru penggunaan anggaran yang tidak produktif di kementerian dan lembaga berpotensi menjadi sumber pemborosan dan korupsi.

Ia menyatakan pemangkasan anggaran dialihkan untuk MBG demi kepentingan rakyat. Prabowo bahkan meminta Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengumpulkan klip video para pengkritik program tersebut sebagai bahan evaluasi pribadi.

- Advertisement -

‎”Dari umur muda, letnan dua saya tidak punya apa-apa. Saya siap mati untuk republik, kok sampai hati mau menghina. Tidak,” ujarnya. “Sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan, membangun Indonesia.” tandasnya.

 

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kasus Perseteruan Selebgram Nabilah O’Brien Berakhir Damai di Bareskrim

JCCNetwork.id- Kepolisian Negara Republik Indonesia memfasilitasi proses mediasi antara selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci, Nabilah O'Brien, dengan gitaris Zhendy Kusuma beserta istrinya, Evi...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER