JCCNetwork.id-Partai Golkar menyatakan tidak khawatir atas aksi demonstrasi besar yang menyasar Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
Ketua DPP Golkar, Dave Laksono, menilai Rudy memiliki pengalaman menghadapi dinamika masyarakat sehingga diyakini mampu mengendalikan situasi.
“Pak Rudy bukan orang asing menghadapi situasi,” kata Dave kepada wartawan di kompleks DPR/MPR pada Rabu (22/4/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Dave di kompleks DPR/MPR pada Rabu (22/4/2026).
Ia menegaskan, pihaknya tetap memberikan dukungan penuh kepada Rudy dalam menangani berbagai persoalan yang memicu aksi unjuk rasa di Kalimantan Timur.
Menurut Dave, kemampuan Rudy dalam menyerap aspirasi publik diharapkan dapat meredakan ketegangan pasca demonstrasi.
“Kita tetap memberikan dukungan kepada Pak Rudy untuk bisa menyelesaikan apa pun itu yang menjadi kendala,” katanya.
Ia juga optimistis situasi akan kembali kondusif seiring adanya komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Sementara itu, aksi demonstrasi yang berlangsung hingga Selasa malam di Samarinda sempat berujung ricuh.
Massa melempar batu setelah tidak berhasil menemui pimpinan daerah.
Aparat dari Polresta Samarinda bersama tim gabungan merespons dengan menembakkan water cannon untuk membubarkan kerumunan ketika situasi memanas menjelang waktu Maghrib.
Aksi tersebut digelar oleh gabungan mahasiswa dan masyarakat sipil yang mendesak DPRD Kalimantan Timur menggunakan hak angket dan interpelasi.
Mereka mempertanyakan alokasi anggaran daerah sebesar Rp25 miliar untuk renovasi rumah jabatan gubernur yang dinilai tidak tepat di tengah kondisi ekonomi masyarakat.
Selain itu, massa juga mengkritisi belanja operasional pemerintah yang dianggap tidak efektif.






