JCCNetwork.id-KAI Commuter menyatakan perjalanan KRL lintas Stasiun Tanjung Priok dan Stasiun Kampung Bandan kembali beroperasi pada Senin (19/1/2026) setelah sebelumnya sempat terganggu akibat banjir.
“Genangan air di Stasiun Tanjung Priok dan Stasiun Kampung Bandan dampak hujan saat ini telah surut. Perjalanan KA di lokasi sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas,” demikian keterangan KAI Commuter di akun X-nya.
Kedua stasiun tersebut tidak dapat dilalui pada Minggu (18/1/2026) karena genangan air.
Melalui keterangan resmi di media sosial X, KAI Commuter menyampaikan bahwa genangan air di area stasiun telah surut sehingga perjalanan kereta dapat kembali dilayani, meski dengan pembatasan kecepatan di lokasi terdampak.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan dari petugas. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ujarnya.
KAI Commuter juga mengingatkan para pengguna KRL untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang terjadi akibat banjir.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan seluruh genangan banjir di wilayah Ibu Kota telah surut pada Senin pagi.
“Kami mencatat hingga Senin (19/1/2026) pukul 07.00 WIB, seluruh genangan di DKI Jakarta sudah surut,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan bahwa hingga pukul 07.00 WIB tidak ada lagi titik genangan yang tercatat.
Menurut BPBD, banjir yang terjadi pada Minggu (18/1/2026) sempat merendam 48 RT dan 29 ruas jalan di sejumlah wilayah Jakarta. Banjir tersebut dipicu oleh hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak siang hari.



