JCCNetwork.id-Mantan pebulu tangkis Indonesia, Masita Mahmudin, kini meniti karier sebagai pelatih di luar negeri setelah tidak lagi menjadi bagian dari pemusatan latihan nasional PBSI.
Masita sebelumnya sempat mencatatkan prestasi di level junior saat berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Keduanya berhasil meraih posisi runner-up pada Kejuaraan Dunia Junior 2013, yang kemudian mengantarkan Masita masuk ke Pelatnas PBSI pada 2015.
Namun, performanya di level senior tidak menunjukkan peningkatan signifikan.
Setelah beberapa kali berganti pasangan, termasuk dengan Hafiz Faizal dan Adnan Maulana, Masita akhirnya terdegradasi dari pelatnas pada 2017.
Perkembangan kariernya kembali mencuat setelah pada 2023 ia memutuskan pindah ke Daqing, China, untuk menjadi pelatih di akademi Zhang Ning Sports.
Akademi tersebut didirikan oleh legenda bulu tangkis China, Zhang Ning, peraih dua medali emas Olimpiade.
Di akademi tersebut, Masita bertugas melatih atlet usia dini dan membina kemampuan dasar calon pemain muda.
Penunjukan ini dinilai cukup menonjol, mengingat ketatnya standar kepelatihan di China.
Langkah tersebut menandai perubahan arah karier Masita dari atlet menjadi pelatih, sekaligus menunjukkan peluang baru bagi mantan pemain nasional untuk berkiprah di kancah internasional.



