Kisah Gila Phil Knight, Dari Jualan di Bagasi Mobil ke Raksasa Dunia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Bayangin kamu punya mimpi besar tapi semua orang, bahkan keluargamu sendiri, seperti nggak benar-benar percaya kamu bisa mencapainya. Itulah yang dirasakan Phil Knight di masa mudanya. Sejak kecil, Phil bukan anak yang dimanja jalan hidupnya. Ayahnya, seorang pengusaha surat kabar, justru memaksa dia cari kerja sendiri. Bahkan Phil kecil harus kerja di koran milik kompetitor ayahnya. Keras? Iya. Tapi dari situlah mentalnya ditempa.

Di sekolah, Phil punya satu pelarian: lari. Bukan sekadar olahraga, tapi tempat dia merasa “hidup”. Sampai akhirnya dia masuk University of Oregon dan dilatih oleh pelatih legendaris Bill Bowerman.

- Advertisement -

Tapi masalah mulai muncul. Setelah lulus, Phil justru bingung. Jurusan bisnis yang dia ambil terasa kosong. Nggak ada arah. Pernah nggak sih kamu ngerasa kuliah bertahun-tahun, tapi tetap nggak tahu mau jadi apa? Phil juga ngerasain itu.

Dia akhirnya lanjut ke Stanford University. Di sana, sebuah ide sederhana muncul: “Kenapa sepatu lari berkualitas dari Jepang nggak dijual di Amerika?”

Kedengarannya simpel. Tapi dari ide itu, hidupnya berubah. Phil nekat pergi ke Jepang dan bertemu perusahaan Onitsuka Tiger. Dia melihat peluang besar sepatu berkualitas, harga lebih murah. Masalahnya? Dia belum punya bisnis. Bahkan belum punya perusahaan.

- Advertisement -

Tapi dia tetap bilang: “Saya punya perusahaan distribusi di Amerika.
Padahal belum ada. Nekat? Banget.

Tahun 1964, Phil akhirnya benar-benar membangun bisnis kecil bernama Blue Ribbon Sports bersama mantan pelatihnya. Awalnya? Jauh dari kata glamor. Dia jualan sepatu dari bagasi mobil. Ngirim pesanan sendiri. Bahkan masih kerja kantoran demi bertahan hidup.

Lalu konflik datang. Kerja samanya dengan Onitsuka hancur. Bisnisnya hampir runtuh. Semua yang dia bangun terancam hilang. Di titik itu, banyak orang pasti menyerah. Tapi Phil memilih hal yang berbeda.

Dia mulai dari nol lagi. Mengganti nama perusahaannya menjadi Nike terinspirasi dari dewi kemenangan dalam mitologi Yunani. Nama yang saat itu belum berarti apa-apa. Namun perlahan, semuanya berubah.

Nike mulai dikenal. Strateginya cerdas: menggandeng atlet besar seperti John McEnroe, lalu makin besar dengan Michael Jordan, Andre Agassi, hingga Tiger Woods. Dari bisnis kecil di bagasi mobil menjadi raksasa global

Klimaksnya? Nike meledak di tahun 1980. Dunia akhirnya mengenal “swoosh”.
Dan Phil Knight yang dulu ragu dengan hidupnya sendiri berubah jadi miliarder.

Hari ini, kekayaannya mencapai sekitar US$28 miliar. Tapi yang menarik, dia nggak cuma dikenal karena uangnya. Melalui Philip H. Knight Charitable Foundation, dia menyumbangkan miliaran dolar untuk pendidikan dan kesehatan. Dari anak yang dipaksa mandiri jadi salah satu filantropis terbesar.

Jadi, apa pelajaran dari cerita ini? Kadang hidup nggak langsung kasih arah. Kadang kamu harus nekat, bahkan saat belum siap. Dan kadang ide kecil bisa jadi sesuatu yang mengubah dunia.

Sekarang pertanyaannya buat kamu, Kalau kamu ada di posisi Phil waktu itu tanpa uang, tanpa kepastian apakah kamu berani tetap jalanin ide gilamu?

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bahlil Warning Danantara, Jangan Tergoda Lobi, Indonesia Belum Mau Ekspor Listrik ke Negara Tetangga
01:36
Video thumbnail
Bahlil Warning Danantara, Jangan Tergoda Lobi, Indonesia Belum Mau Ekspor Listrik ke Negara Tetangga
09:36
Video thumbnail
Bahlil Tegas, Ekspor RI Tak Boleh Lagi Lewat Negara Perantara #shorts #trending
01:51
Video thumbnail
Bahlil Tegas, Ekspor RI Tak Boleh Lagi Lewat Negara Perantara
09:24
Video thumbnail
Detik Detik Menag Singgung Negara Adidaya
08:26
Video thumbnail
Sudaryono Ungkap Temuan Mengejutkan, Ratusan Rekening Ganda MBG Terisi Ratusan Miliar #shorts
01:47
Video thumbnail
BGN Ungkap Ratusan Rekening Ganda MBG, Dapur Belum Jalan, Uang Rp414 Miliar Sudah Masuk
08:09
Video thumbnail
Gerindra Mulai Pemanasan, Dasco Minta Kader Gerindra Mulai Bersiap
08:07
Video thumbnail
WNI di Hong Kong Acungkan Salam Tiga Jari, Simbol Kemarahan dan Protes terhadap Pemerintah #shorts
01:47
Video thumbnail
Di Hadapan 8 Menteri, WNI di Hong Kong Acungkan Salam Tiga Jari sebagai Simbol Kemarahan
08:09
Video thumbnail
WNI Ungkap Nasib PMI, Kerja di Hong Kong, Pulang ke Indonesia Justru Dicap Janda Kaya
08:22
Video thumbnail
Dasco Kobarkan Semangat Kader Gerindra, Lantang Suarakan Prabowo Dua Periode #shorts #trending
01:02
Video thumbnail
Gerindra Mulai Panaskan Mesin, Dasco Ajak Kader Kompak Suarakan Prabowo Dua Periode
08:04
Video thumbnail
Peringatan Keras Prabowo Korupsi dan Penyelewengan Disebut Jadi Awal Hancurnya Bangsa
08:51
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah
09:13
Video thumbnail
Prabowo Pakai Filosofi Telur dan Ayam, Bicara Masa Depan Pendidikan Berkualitas #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Mana Lebih Dulu, Telur atau Ayam? Begini Cara Prabowo Bicara soal Pendidikan Berkualitas
10:05
Video thumbnail
Indonesia Kuat Tapi Pengawasan Aparat Yang Lemah #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Indonesia Tak Lemah Yang Lemah Itu Pengawasan Aparat
07:55

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER