JCCNetwork.id-Persaingan menuju penghargaan Ballon d’Or 2026 mulai mengerucut dengan sejumlah nama yang masuk dalam daftar kandidat terkuat.
Pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober 2026, dengan penilaian yang difokuskan pada performa individu sepanjang musim 2025–2026.
Perubahan sistem penilaian yang tidak lagi memberikan bobot besar pada turnamen internasional seperti Piala Dunia 2026 membuat kontribusi di level klub menjadi faktor utama dalam penentuan pemenang.
Salah satu kandidat terkuat datang dari penyerang Harry Kane.
Bersama Bayern Munich, Kane tampil produktif dengan catatan 54 gol dan 7 assist dari 46 pertandingan di seluruh kompetisi.
Performa tersebut membawa Bayern bersaing di berbagai ajang utama musim ini.
Rekan setimnya, Michael Olise, juga masuk dalam radar kandidat setelah mencatat kontribusi signifikan berupa 20 gol dan 29 assist dalam 47 laga.
Perannya disebut menjadi bagian penting dari kekuatan ofensif Bayern musim ini.
Dari FC Barcelona, nama Lamine Yamal turut diperhitungkan setelah mencatat 24 gol dan 18 assist dalam 45 pertandingan.
Namun, peluangnya sempat terhambat akibat cedera yang membuatnya absen sementara dari lapangan.
Sementara itu, Luis Díaz yang kini memperkuat Bayern Munich juga menjadi sorotan setelah menyumbang 26 gol dan 21 assist.
Kombinasi lini depan Bayern disebut menjadi salah satu yang paling produktif di Eropa musim ini.
Dari Inggris, penyerang Erling Haaland yang memperkuat Manchester City tetap masuk dalam persaingan.
Dengan torehan 35 gol dan 7 assist dalam 48 pertandingan, Haaland masih berpeluang menjadi penantang serius meski performanya dinilai tidak setajam musim sebelumnya.
Dengan musim yang masih berjalan, persaingan menuju Ballon d’Or 2026 diperkirakan akan terus berubah seiring konsistensi para pemain di level klub Eropa.



