Pemerintah Siapkan Museum Marsinah, Simbol Perjuangan Buruh

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto menyatakan rencananya untuk meresmikan Museum Marsinah yang berlokasi di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, pada Jumat (1/5).

Dalam sambutannya di hadapan ribuan buruh, Prabowo menegaskan bahwa pembangunan museum tersebut merupakan bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan tokoh buruh Marsinah yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Ia mengungkapkan rencana kunjungan langsung ke kampung halaman Marsinah untuk meresmikan museum yang didedikasikan bagi sejarah dan perjuangan kelas pekerja di Indonesia.

- Advertisement -

“Kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional, dan bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Selain menyinggung peresmian museum, kepala negara juga menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah selama satu tahun terakhir yang disebutnya berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya kaum buruh. Ia menilai berbagai langkah yang diambil pemerintah bertujuan meningkatkan kesejahteraan pekerja serta memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap hak-hak mereka.

“Saya kira dalam satu tahun ini saudara saudara bisa menilai kebijakan kebijakan yang diambil pemerintah yang saya pimpin adalah kebijakan-kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh,” ucapnya.

- Advertisement -

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas undangan untuk menghadiri peringatan May Day. Ia mengaku merasa terhormat dapat berada di tengah para buruh dan menegaskan pentingnya momentum Hari Buruh sebagai refleksi atas perjuangan panjang pekerja dalam menuntut keadilan dan kesejahteraan.

“Saudara-saudara, hari ini adalah hari perjuangan kaum buruh. Saudara-saudara, saya ucapan terima kasih atas undangan kepada saya untuk hadir hari ini bersama saudara-saudara sekalian, ini kehormatan bagi saya,” imbuhnya.

Marsinah sendiri dikenal sebagai sosok penting dalam sejarah gerakan buruh di Indonesia. Lahir di Nganjuk, Jawa Timur, ia aktif memperjuangkan hak-hak pekerja saat bekerja di sebuah perusahaan swasta. Namanya menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan setelah ia ditemukan tewas pada 1993, dalam kasus yang hingga kini masih menyisakan berbagai pertanyaan.

Keberanian Marsinah dalam menyuarakan aspirasi buruh menjadikannya dikenang luas sebagai ikon perjuangan pekerja. Atas dedikasinya, ia menerima Penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun yang sama dengan kematiannya. Lebih dari tiga dekade kemudian, pemerintah secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah pada 10 November 2025, memperkuat posisinya sebagai tokoh berpengaruh dalam sejarah perjuangan hak buruh di Indonesia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi

JCCNetwork.id- Kebakaran terjadi di kompleks Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4) pagi. Insiden tersebut memicu kepanikan penghuni setelah...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER