RSUD Bekasi Tangani Korban Insiden Kereta Timur

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Lima hari setelah insiden tabrakan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur, sebanyak 16 korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi, Jumat (1/5/2026).

“(Untuk pemulihan bagi pasien) yang pasca operasi biasanya sampai satu minggu atau sampai 10 hari, tapi kalau cuma observasi tanpa operasi biasanya sekitar 5 hari sampai satu minggu,” kata Sudirman di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat.

- Advertisement -

Data posko Polda Metro Jaya menunjukkan mayoritas korban yang dirawat berjenis kelamin perempuan, yakni 14 orang, sementara dua lainnya laki-laki.

Para pasien umumnya mengalami cedera fisik dengan tingkat keparahan berbeda, mulai dari patah tulang, luka pada wajah, hingga nyeri di bagian perut dan tulang iga.

Wakil Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, dr. Sudirman, menyampaikan bahwa sebagian korban masih berada dalam tahap pemulihan pascaoperasi.

- Advertisement -

Tiga pasien diketahui telah menjalani tindakan operasi sehari sebelumnya, sehingga membutuhkan waktu pemulihan lebih lama dibanding pasien yang hanya menjalani observasi.

Menurutnya, masa pemulihan pasien pascaoperasi berkisar antara satu hingga sepuluh hari, sementara korban dengan kondisi lebih ringan umumnya dirawat selama lima hingga tujuh hari.

Penanganan medis melibatkan sejumlah dokter spesialis, termasuk bedah, ortopedi, dan bedah saraf, dengan kemungkinan penanganan lanjutan seperti fisioterapi untuk memulihkan fungsi tubuh korban.

“Dan jika terjadi kondisi yang membutuhkan dokter spesialis lainnya kita akan konsulkan seperti penyakit dalam, dan mungkin nanti kedepannya bisa fisioterapi untuk pemulihan serta recovery dari fungsi organnya,” ungkapnya.

Selain perawatan fisik, dukungan psikologis juga disiapkan bagi para korban. PT Kereta Api Indonesia menyediakan layanan pendampingan melalui lima tenaga psikolog.

Namun, hingga kini belum ada laporan resmi terkait kondisi trauma psikologis berat yang dialami korban.

Pihak rumah sakit memastikan seluruh pasien terus dipantau secara intensif guna mempercepat proses pemulihan pascakecelakaan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Satu Rahim, Dua Ayah Kisah Nyata yang Lebih Aneh dari Film

JCCNetwork.id- Pernah kebayang nggak dua anak kembar lahir dari rahim yang sama tapi ternyata punya ayah yang berbeda? Kedengarannya seperti cerita film. Tapi ini...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER