Pro-Kontra Penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional Menguat di Publik

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Rencana pemerintah menetapkan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, sebagai pahlawan nasional memicu perdebatan luas di tengah masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengumumkan daftar nama pahlawan nasional baru, termasuk Soeharto, pada Senin (10/11/2025).

- Advertisement -

Sejumlah pihak mendukung langkah tersebut dengan alasan kontribusi besar Soeharto dalam stabilitas nasional dan pembangunan ekonomi selama tiga dekade kepemimpinannya.

Namun, penolakan juga muncul dari kelompok masyarakat dan aktivis yang menilai rekam jejak Soeharto sarat kontroversi, terutama terkait dugaan pelanggaran HAM dan praktik otoritarianisme pada masa Orde Baru.

Soeharto lahir di Kemusuk, Argomulyo, Godean, Yogyakarta, pada 8 Juni 1921 dari keluarga sederhana. Setelah menempuh pendidikan dasar di sejumlah Sekolah Rakyat dan melanjutkan ke Schakel School hingga 1939, ia sempat bekerja sebagai pembantu klerk di Volks Bank sebelum akhirnya memilih jalur militer.

- Advertisement -

Karier militernya dimulai pada 1940 ketika ia diterima sebagai calon prajurit Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger (KNIL). Setelah Belanda jatuh ke tangan Jepang, Soeharto bergabung dengan Tentara Pembela Tanah Air (PETA) dan meraih pangkat shodanco.

Pasca kemerdekaan, ia menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk Komandan Batalyon X dan Komandan Brigade Mataram. Ia menikah dengan Siti Hartinah pada 1947 dan memiliki enam anak.

Memasuki 1950-an, karier Soeharto terus menanjak hingga mencapai pangkat mayor jenderal pada 1962. Namanya mencuat setelah peristiwa G30S 1965, ketika ia sebagai Panglima Kostrad memimpin operasi militer yang menggiringnya menuju kekuasaan.

Pada Maret 1967, MPRS menunjuk Soeharto sebagai Penjabat Presiden, dan setahun kemudian ia resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia.

Selama 32 tahun memimpin, Soeharto mencatat sejumlah keberhasilan, termasuk pertumbuhan ekonomi yang mencapai 10,9 persen pada 1968 tertinggi dalam sejarah Indonesia. Namun, rezimnya juga dipandang otoriter, dengan dominasi militer melalui doktrin Dwifungsi ABRI dan kemenangan telak Golkar pada setiap pemilu.

Soeharto juga dikaitkan dengan berbagai kasus pelanggaran HAM berat, seperti pembantaian massal 1965–1966, tragedi Tanjung Priok 1984, Talangsari 1989, kekerasan di Aceh, Timor Timur, Papua, serta penghilangan paksa aktivis menjelang kejatuhannya pada 1998. Pemerintah telah mengakui sebagian peristiwa tersebut sebagai pelanggaran HAM berat.

Krisis ekonomi Asia 1997 memperburuk legitimasi pemerintahannya. Gelombang demonstrasi mahasiswa dan masyarakat berlangsung secara masif hingga akhirnya memaksa Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998. Posisi presiden kemudian diserahkan kepada B.J. Habibie.

Kini, 27 tahun setelah kejatuhannya, perdebatan mengenai warisan sejarah Soeharto kembali mengemuka seiring rencana pemberian gelar pahlawan nasional oleh pemerintah.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dedi Mulyadi Dorong Insinyur Atasi Karhutla

JCCNetwork.id- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong para insinyur di Indonesia mengambil peran lebih besar dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keterlibatan tenaga...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Depan Prabowo, Kapolri Suyudi Beberkan 11 Korporasi Berstatus Tersangka Karhutla Kalimantan
08:09
Video thumbnail
Detik-Detik Rocky Gerung Hentikan Presma Unimed saat Bertanya #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Momen Debat Rocky Gerung dan Presma Unimed, Pertanyaan Langsung Dihentikan: Saya Tak Izinkan
08:34
Video thumbnail
Pedas, KDM Soroti Bekasi, Duit Banyak tapi Lingkungan Masih Berantakan #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Momen Prabowo Soroti Jajaran Wantimpres: Isinya Tokoh-Tokoh Nasional, Ngeri
08:08
Video thumbnail
Momen Prabowo Puji Mentan Amran, Produksi Pangan Digenjot Tanpa Buka Hutan Primer #shorts #trending
01:10
Video thumbnail
Momen Prabowo Puji Mentan Amran, Produksi Pangan Digenjot Tanpa Buka Hutan Primer
08:26
Video thumbnail
Prabowo Luruskan Soal BBM Bali, Bukan Stok Habis tapi Distribusi Terlambat #shorts #trending
00:41
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Antrean BBM di Bali Bukan Langka, tapi Distribusi Terlambat
08:02
Video thumbnail
Prabowo Dengar Langsung, Bahlil Ungkap Penyebab BBM Bali Sempat Langka
08:23
Video thumbnail
Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Pelanggar Ditindak hingga Dipecat #shorts #trending
01:03
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan, MBG Masih Banyak Kekurangan, Pelanggar Ditindak, Pecat sampai Bersih
08:02
Video thumbnail
Pedas! KDM Soroti Bekasi, Duit Banyak tapi Lingkungan Masih Berantakan
09:07
Video thumbnail
Momen Dedi Mulyadi Pimpin Langsung Pelantikan Bupati Bekasi
08:32
Video thumbnail
Titipan Rakyat ke Presiden Prabowo: Bunga Pinjol Buat Hidup Rakyat Mengenaskan #shorts #trending
02:03
Video thumbnail
TR Buat Bapak Presiden Prabowo Banyak Rakyat Terjerat Pinjol Gegara Nganggur
06:06
Video thumbnail
Negara Asing Olok-Olok RI soal Karhutla, Begini Respons Prabowo #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
TR untuk Prabowo-Gibran Rakyat Beri Waktu 1 Tahun, Buktikan Perubahan Nyata #shorts #trending
01:09
Video thumbnail
Titipan Rakyat untuk Prabowo-Gibran, Dekat Istana Rakyat Terpaksa Pinjol Cuma untuk Makan #shorts
01:31
Video thumbnail
Negara Asing Olok-Olok RI soal Karhutla, Prabowo Sentil Balik: Perusahaan Mereka Ikut Terlibat
08:59

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER