Satu Rahim, Dua Ayah Kisah Nyata yang Lebih Aneh dari Film

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pernah kebayang nggak dua anak kembar lahir dari rahim yang sama tapi ternyata punya ayah yang berbeda? Kedengarannya seperti cerita film. Tapi ini nyata. Melansir dari media BBC News Semua bermula pada tahun 2018, ketika seorang perempuan datang ke Universitas Nasional Kolombia dengan satu pertanyaan sederhana: siapa ayah dari anak kembarnya?

Tes DNA pun dilakukan. Biasa. Prosedurnya standar. Sampel diambil, dianalisis, dibandingkan. Tapi hasil pertama membuat para ilmuwan terdiam.

- Advertisement -

Mereka mengulang tes itu lagi. Bahkan dari awal. Memastikan tidak ada kesalahan. Tidak ada sampel yang tertukar. Namun hasilnya tetap sama. Kedua anak itu memiliki ibu yang sama tapi ayah yang berbeda.

Fenomena ini dikenal sebagai superfekundasi heteropaternal kondisi yang sangat langka di dunia. Bahkan dalam jurnal ilmiah, kasus seperti ini hanya tercatat sekitar 20 kali. Bayangkan, dalam puluhan ribu bahkan jutaan kelahiran hanya segelintir yang mengalami hal ini.

Di sinilah ceritanya mulai terasa “tidak masuk akal”. Bagaimana mungkin dua bayi kembar bisa punya ayah berbeda?

- Advertisement -

Para ilmuwan, termasuk William Usaquén, menjelaskan bahwa ini hanya bisa terjadi jika beberapa kondisi langka terjadi bersamaan. Seorang perempuan harus melepaskan lebih dari satu sel telur dalam satu siklus, lalu berhubungan dengan dua pria berbeda dalam waktu yang sangat berdekatan dalam hitungan jam hingga hari.

Dan yang lebih sulit lagi kedua sel telur itu harus dibuahi sebelum “masa hidupnya” berakhir. Seperti rangkaian kebetulan yang terus berlapis. Satu kejadian langka disusul kejadian langka lainnya hingga akhirnya terjadi sesuatu yang hampir mustahil.

Dalam kasus ini, para peneliti menganalisis hingga 17 titik DNA menggunakan teknologi mikrosatelit. Hasilnya sangat jelas: satu anak cocok dengan pria yang diuji, sementara anak lainnya tidak.

Artinya mereka memang saudara kembar, tapi secara biologis memiliki ayah yang berbeda. Klimaksnya ada di sini, selama 26 tahun memimpin laboratorium, Usaquén mengaku ini adalah pertama kalinya ia menemukan kasus seperti ini secara langsung.

Dan mungkin masih banyak kasus lain yang tidak pernah terungkap. Karena tidak semua orang melakukan tes DNA. Cerita ini akhirnya membuka satu fakta yang menarik sekaligus mengejutkan bahwa tubuh manusia masih menyimpan banyak misteri yang belum sepenuhnya kita pahami.

Dan kadang, kebenaran yang ditemukan sains justru lebih aneh dari fiksi. Menurut kamu, apakah fenomena seperti ini akan semakin sering terungkap di masa depan seiring teknologi berkembang? Atau justru tetap jadi kejadian super langka? Tulis pendapatmu di kolom komentar aku penasaran kamu ini masuk akal atau ini terlalu mustahil.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Stok Rudal AS Menyusut Usai Pengalihan ke Timur Tengah

JCCNetwork.id-Persediaan rudal militer Amerika Serikat dilaporkan mengalami penurunan signifikan setelah dilakukan pengalihan senjata presisi dari kawasan Asia Pasifik dan Eropa ke Timur Tengah. Kondisi ini...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER