JCCNetwork.id-Memasuki puncak musim penerimaan mahasiswa baru dengan beasiswa, marak beredar berbagai tawaran beasiswa di media sosial dan grup chat.
Namun, banyak calon mahasiswa terjebak dalam penipuan fake scholarship yang mengincar data pribadi dan meminta biaya administrasi.
Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya, Bambang Kelana Simpony, mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kecermatan dalam memilih program beasiswa.
Menurutnya, calon mahasiswa harus memastikan beasiswa yang ditawarkan berasal dari lembaga resmi seperti kampus atau pemerintah.
‘’Ada banyak tawaran beasiswa di luar sana yang bisa jadi jebakan data atau dipungut biaya. Periksa dulu sumbernya, apakah berasal dari lembaga resmi seperti kampus atau pemerintah. Seperti beasiswa UBSI kampus Tasikmalaya, itu jelas bukan fake dan sudah berjalan beberapa tahun,” katanya dikutip Kamis (17/7/2025).
Bambang menganjurkan calon mahasiswa untuk mengakses informasi beasiswa resmi melalui website UBSI di https://bsi.today/beasiswa/. UBSI saat ini menyediakan beberapa jalur beasiswa dengan proses pendaftaran yang mudah, transparan, dan tanpa biaya administrasi, antara lain:
Beasiswa Indonesia Cerdas (jalur undangan) bagi calon mahasiswa dari sekolah mitra melalui jalur rapor.
Beasiswa Indonesia Juara untuk lulusan SMA/MA/SMK berprestasi di bidang akademik dan non-akademik tingkat nasional maupun internasional.
Beasiswa Talenta Digital khusus untuk siswa dengan minat dan prestasi di bidang teknologi.
Beasiswa Golden Ticket bagi lulusan SMA/MA/SMK berprestasi nasional atau internasional tanpa tes akademik.
“Kami ingin memastikan calon mahasiswa bisa mendapatkan bantuan dana secara sah dan bebas risiko. Kampus murah itu baik, tapi beasiswa palsu justru merugikan dan mencederai kepercayaan,” tambah Bambang.



