Satgas Cartenz Buru Tujuh Tersangka Penembakan Pilot di Yahukimo

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Satgas Operasi Damai Cartenz masih memburu tujuh tersangka yang diduga terlibat dalam penembakan pilot warga negara Amerika Serikat, Nicholas Goselin, serta pembakaran pesawat milik AMA di Distrik Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Ketujuh tersangka yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) masing-masing berinisial MB, AB, LS, DA, NS, KB, dan SP.

- Advertisement -

Aparat menyatakan proses pengejaran terus dilakukan melalui koordinasi dengan seluruh jajaran di wilayah Papua.

Kepala Satgas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. IGG Era Adhinata, mengatakan para tersangka telah ditetapkan berdasarkan alat bukti yang dikumpulkan selama proses penyidikan.

“Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus melakukan pengejaran serta berkoordinasi dengan seluruh jajaran untuk menangkap mereka,” kata Kepala Satgas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. IGG Era Adhinata, Rabu (8/7/2026).

- Advertisement -

Menurut penyidik, kelompok tersebut diperkirakan beranggotakan sekitar 15 orang dengan persenjataan yang terdiri atas senjata api laras panjang, senjata api pendek, dan senjata api rakitan.

Aparat juga masih mendalami jaringan, pola pergerakan, serta asal-usul persenjataan yang digunakan kelompok tersebut.

“Terhadap para tersangka dikenakan pasal primer, yakni Pasal 459 KUHP juncto Pasal 20 KUHP subsider Pasal 458 KUHP juncto Pasal 20 KUHP dan atau Pasal 586 KUHP juncto Pasal 20 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dan atau tindak pidana membahayakan keselamatan penerbangan dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun penjara,” katanya.

Dalam perkara ini, para tersangka dijerat Pasal 459 KUHP juncto Pasal 20 KUHP, subsider Pasal 458 KUHP juncto Pasal 20 KUHP, dan/atau Pasal 586 KUHP juncto Pasal 20 KUHP terkait dugaan tindak pidana pembunuhan serta perbuatan yang membahayakan keselamatan penerbangan.

Ancaman hukuman maksimal mencapai 20 tahun penjara.

Sebelumnya, penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Sabtu (4/7/2026) berdasarkan laporan polisi terkait dugaan pembunuhan dan tindak pidana yang membahayakan keselamatan penerbangan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memasang garis polisi, memeriksa kondisi pesawat dan lokasi penemuan korban, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Hasil pemeriksaan menunjukkan pesawat Pilatus PC-6/B2-H4 Turbo Porter dengan registrasi PK-RCY mengalami kerusakan sekitar 90 persen akibat terbakar.

Kerusakan paling parah ditemukan pada bagian tengah badan pesawat, sementara posisi pesawat masih mengarah ke landasan saat ditemukan.

Jenazah pilot Nicholas Goselin sebelumnya telah dievakuasi ke Timika dan kemudian diterbangkan ke Jayapura.

Dari lokasi kejadian, penyidik mengamankan barang bukti berupa bangkai pesawat yang hangus terbakar, sisa material kebakaran, serpihan badan pesawat, kawat ban pesawat, satu selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter, serta sampel tanah yang akan diperiksa di laboratorium forensik.

Usai olah TKP, tim juga menemukan sebuah honai yang diduga menjadi markas kelompok bersenjata.

Di lokasi tersebut terdapat papan bertuliskan

“Markas Komando Daerah Militer TPNPB Kodap VII Balinggama.”

serta berbagai barang bukti, di antaranya noken, syal bermotif Bintang Kejora, pakaian loreng, koppel, sangkur, dua parang, satu senapan angin, telepon seluler, dan tas selempang berisi dokumen serta identitas keanggotaan TPNPB.

Penyidik menyatakan seluruh dokumen yang ditemukan masih menjalani proses verifikasi dan pendalaman guna mengungkap keterkaitannya dengan kasus penembakan pilot, pembakaran pesawat, serta jaringan kelompok yang diduga terlibat.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Ungkap Kronologi OTT Bupati Langkat, Uang Rp100 Juta Disita dari Bawah Jok Mobil

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Langkat, Syah Afandin, sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat setelah terjaring operasi...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER