JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Kesehatan tengah mengambil tindakan pencegahan untuk mencegah kasus cacar monyet di Jakarta. Langkah-langkah yang diambil termasuk deteksi dini, upaya preventif, dan sosialisasi pencegahan.
Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama, menyatakan, deteksi dini menjadi fokus utama, dengan Surat Edaran yang diterbitkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cacar monyet di Indonesia. Kasus yang mencurigakan akan segera diperiksa menggunakan PCR, dan jika positif, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan.
“Dari 100 kasus positif bisa satu meninggal, mayoritas karena infeksi sekunder dan kondisi imunitas rendah pada kelompok berisiko seperti LSL (lelaki suka lelaki), ibu hamil, ibu menyusui, anak dan lansia,” ujar Ngabila, Minggu (22/10/2023) dikutip.
Kemudian, upaya preventif melibatkan vaksinasi kelompok berisiko di Jakarta, serta sosialisasi pencegahan melalui pola hidup bersih dan sehat, penggunaan masker, cuci tangan, dan langkah-langkah untuk menghindari penularan.














