“Calon presiden itu ditentukan oleh partai politik sebagai perwakilan rakyat. Setelah ada calon presiden yang ditentukan oleh partai politik, rakyat tinggal memilih satu dari beberapa calon yang ditentukan partai. Jadi yang menentukan calon itu partai politik, bukan yang lainnya,” tambahnya.
Oleh sebab itu, Ketua Umum Partai Garuda itu menyebut, kritik BEM UI soal Jokowi milik rakyat atau partai politik cenderung miskin literasi dan pengetahuan akan partai politik.
- Advertisement -
“Maka ketika menuduh dan mempertanyakan Jokowi milik rakyat atau Partai Politik, tentu ini pertanyaan yang sangat miskin literasi dan pengetahuan, karena Jokowi bukan milik siapapun, tapi Jokowi memegang amanat UUD dan menjalankan UU, jadi tidak ada milik-milikan,” imbuhnya.
- Advertisement -














