Libur Sekolah, Wisata Dusun Bambu Naik 40 Persen

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Kawasan wisata Dusun Bambu Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mencatat peningkatan kunjungan wisatawan lebih dari 40 persen selama libur sekolah 2026.

Lonjakan tersebut dipicu oleh penyelenggaraan pertunjukan budaya bertema Kabayan yang dipadukan dengan tarian Nusantara dan atraksi fire dance pada malam hari.

- Advertisement -

Pertunjukan digelar di atas danau kawasan Dusun Bambu setiap Sabtu dan Minggu selama masa liburan sekolah hingga 12 Juli 2026.

Konsep hiburan malam itu dirancang untuk menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda sekaligus memperpanjang durasi kunjungan wisatawan.

General Manager Dusun Bambu, Stefanus Sunarjo, mengatakan pertunjukan tersebut menjadi upaya memperkenalkan kembali tokoh Kabayan sebagai bagian dari cerita rakyat Jawa Barat kepada generasi muda melalui sajian yang menghibur dan edukatif.

- Advertisement -

“Kita mau menampilkan tokoh Kabayan sebagai tokoh cerita rakyat dari Jawa Barat. Kita hidupkan kembali. Mungkin banyak generasi sekarang yang tidak banyak tahu tentang Kabayan. Jadi mudah-mudahan bisa mengingat kembali cerita itu dan kita kemas dengan edukasi,” kata Stefanus kepada wartawan di lokasi, Senin (6/7/2026).

Selain kisah Kabayan, pertunjukan juga menghadirkan tarian tradisional dari sejumlah daerah, seperti Aceh, Kalimantan, dan Bali.

“Ada beberapa tarian dari beberapa daerah, dari Aceh, dari Kalimantan, dari Bali, supaya kita juga bisa mengedukasi kekayaan budaya di Nusantara,” ujarnya.

Menurut Stefanus, keberagaman tarian tersebut menjadi sarana mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para pengunjung.

Ia menyebut respons masyarakat terhadap pertunjukan budaya tersebut sangat positif.

Hampir setiap penyelenggaraan, area pertunjukan dipenuhi penonton dan mendapat perhatian luas di media sosial.

“Alhamdulillah animonya bagus. Selalu full. Secara publikasi juga cukup viral. Mudah-mudahan menjadi tujuan keluarga yang sedang menikmati liburan sekolah bersama anaknya,” katanya.

Melihat tingginya antusiasme pengunjung, manajemen membuka peluang menjadikan pertunjukan budaya tersebut sebagai agenda rutin setiap akhir pekan, meski saat ini masih difokuskan selama periode libur sekolah.

“Sementara kita adakan di Sabtu dan Minggu sepanjang libur sekolah sampai 12 Juli. Namun, tidak menutup kemungkinan akan dibuat reguler setiap Sabtu dan Minggu,” tuturnya.

Stefanus menjelaskan pertunjukan sengaja digelar pada malam hari karena memanfaatkan tata cahaya yang dipadukan dengan atraksi fire dance sebagai penutup pertunjukan.

“Karena kita menggunakan permainan cahaya juga dan puncaknya ada fire dance. Jadi lebih bagus ditampilkan malam hari. Ini juga membuat daya tarik agar kunjungan ke Dusun Bambu bisa sampai malam,” jelasnya.

Strategi tersebut dinilai efektif meningkatkan jumlah wisatawan.

Berdasarkan data manajemen, jumlah kunjungan selama musim libur sekolah meningkat lebih dari 40 persen dibandingkan hari-hari reguler, dengan mayoritas wisatawan berasal dari luar Kota Bandung.

“Peningkatan kita dibandingkan musim reguler lebih dari 40%. Alhamdulillah bisa menjadi destinasi wisata keluarga di momen liburan sekolah ini,” ujarnya.

Salah seorang wisatawan asal Tangerang Selatan, Wati, mengaku terhibur dengan pertunjukan budaya yang disuguhkan dan menilai atraksi tersebut menarik bagi anak-anak yang sedang menikmati masa liburan.

“Bagus sekali melihat atraksi nari-nari tersebut. Ini sangat menghibur buat anak-anak yang libur sekolah. Bagus sekali mengangkat pertunjukan daerah di Dusun Bambu,” katanya.

Sementara itu, wisatawan asal Jambi, Resta, menilai pertunjukan Kabayan tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi sehingga layak menjadi pilihan destinasi wisata keluarga selama liburan sekolah.

“Kesannya bagus banget. Pertunjukannya keren, apalagi ada cerita Kabayan. Anak-anak juga suka karena edukatif. Rekomendasi buat keluarga. Tempatnya bagus, suasananya sejuk,” tutupnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Sambut Hangat Presiden Belarus di Istana, Indonesia dan Belarus Luncurkan Road Map Kerja Sama 2026–2030

JCCNetwork.id-Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarus, Alexander Lukashenko, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Pertemuan kedua pemimpin negara berlangsung dalam suasana hangat...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER