DPR Sentil Keras KEK Mandalika Anggaran Triliunan Tapi Medsos Sepi Like

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menyoroti efektivitas promosi digital Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Kementerian Pariwisata serta Badan Pengelola Otorita.

Dalam rapat tersebut, Bambang mempertanyakan besarnya anggaran negara yang telah digelontorkan untuk pengembangan kawasan wisata unggulan tersebut. Menurutnya, pemerintah telah mengalokasikan anggaran infrastruktur mencapai sekitar Rp3,6 triliun, ditambah Penyertaan Modal Negara (PMN) yang sebagian digunakan untuk menutupi beban utang pengelola.

- Advertisement -

Ia mengungkapkan, pada 2023 nilai utang yang ditanggung mencapai lebih dari Rp1 triliun, jumlah yang menurutnya hampir setara dengan anggaran Kementerian Pariwisata saat ini. Dengan dukungan anggaran sebesar itu, Bambang menilai perkembangan promosi dan daya tarik Mandalika seharusnya sudah jauh lebih pesat.

Perhatian Bambang kemudian tertuju pada promosi melalui media sosial. Ia mengaku telah membandingkan akun media sosial KEK Mandalika dengan akun pribadinya dan menemukan tingkat interaksi yang dinilainya sangat rendah.

“Begitu saya lihat di medsosnya, Coba dibuka medsosnya kawasan ekonomi khusus Mandalika ini misalnya cuman berapa Pak jauh sekali sama medsos saya,” kata Bambang dalam rapat, Rabu (1/7/2026).

- Advertisement -

Menurutnya, kondisi tersebut bertolak belakang dengan paparan pihak pengelola yang menyebut sekitar 90 persen promosi kawasan dilakukan melalui media sosial. Rendahnya jumlah interaksi, termasuk jumlah tanda suka (like) yang bahkan tidak mencapai ratusan pada sejumlah unggahan, dinilai menjadi indikator bahwa strategi promosi digital belum berjalan secara optimal.

Bambang meminta pengelola melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi pemasaran digital agar investasi negara yang telah dikucurkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan perkembangan KEK Mandalika sebagai destinasi prioritas nasional.

“Jadi ini bagaimana ini promosinya? Like-nya juga jauh sekali, mungkin sekitar 20, nggak sampai ratusan. Jadi bagaimana yang tadi dikatakan bahwa kawasan ekonomi khusus dipromosikan melalui medsos 90 persen,” tandasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ekuador Kejutkan Jerman, Lolos ke 32 Besar

JCCNetwork.id-Ekuador memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mencatat kemenangan mengejutkan 2-1 atas Jerman pada laga terakhir Grup E di Stadion...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER