JCCNetwork.id – Dunia tinju internasional kembali menjadi sorotan setelah legenda tak terkalahkan, Floyd Mayweather Jr., resmi mengumumkan akan kembali naik ring dalam laga profesional pada musim panas mendatang.
Keputusan tersebut mengakhiri masa pensiunnya dari pertandingan resmi yang telah berlangsung selama hampir sembilan tahun.
Petinju berjuluk “Money” itu terakhir kali tampil dalam pertarungan profesional saat menghadapi mantan juara UFC, Conor McGregor, pada 2017. Sejak saat itu, Mayweather menyatakan pensiun dengan rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kekalahan.
Pengumuman comeback ini disampaikan bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-49, usia yang tergolong tidak lagi muda untuk bertarung di level elite.
Meski demikian, Mayweather menegaskan dirinya masih berada dalam kondisi fisik prima dan siap menambah catatan kemenangannya.
Selama masa pensiun, Mayweather tidak sepenuhnya meninggalkan dunia tinju.
Ia aktif menjalani sejumlah laga eksibisi bernilai komersial tinggi, termasuk menghadapi figur publik seperti Logan Paul serta John Gotti III.
Pertarungan-pertarungan tersebut dikenal menghasilkan pendapatan besar dari penjualan tiket dan hak siar.
Kali ini, melalui kerja sama promosi dengan CSI Sports, Mayweather memastikan bahwa kembalinya ia bukan sekadar laga hiburan, melainkan pertarungan profesional resmi.
Ia menyatakan masih memiliki kemampuan teknis dan daya tahan untuk bersaing.
Sebelum menjalani duel profesional, Mayweather dijadwalkan tampil dalam laga eksibisi melawan mantan juara kelas berat, Mike Tyson, yang kini berusia 59 tahun.
Detail lokasi dan mitra penyiaran belum diumumkan, namun pertarungan tersebut diprediksi akan menyedot perhatian publik global.
Di tengah euforia comeback, sejumlah spekulasi mencuat terkait kondisi finansial Mayweather.
Ia dilaporkan tengah mengajukan gugatan terhadap Showtime Networks dengan nilai tuntutan lebih dari 300 juta dolar AS.
Selain itu, beredar kabar mengenai persoalan hukum terkait tunggakan sewa apartemen mewah di Manhattan serta sengketa dengan beberapa toko perhiasan.
Kembalinya Mayweather juga terjadi setelah rival lamanya, Manny Pacquiao, lebih dahulu mengumumkan kembali aktif di usia 47 tahun.
Situasi ini memunculkan spekulasi publik mengenai kemungkinan bangkitnya kembali era keemasan tinju dekade 2010-an, atau justru menjadi penutup emosional bagi dua ikon besar olahraga tersebut.
Mayweather menegaskan optimismenya.
“Saya masih punya apa yang dibutuhkan untuk mencetak lebih banyak rekor,” ujar Mayweather penuh percaya diri.
Publik kini menantikan konfirmasi jadwal resmi serta calon lawan yang akan dihadapi dalam laga profesional mendatang, yang diyakini kembali menjadikan nama Mayweather sebagai magnet utama industri tinju dunia.



