Sanksi dan Inflasi Tekan Mata Uang Iran

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id-Nilai tukar mata uang Iran, rial, kembali menunjukkan pelemahan tajam sepanjang awal 2026.

Setelah berada di kisaran 42.000 rial per dolar AS pada 2025, kurs tersebut merosot drastis hingga mencapai sekitar 1.315.840 rial per dolar AS pada April 2026.

- Advertisement -

Pada awal Januari 2026, nilai tukar masih tercatat di sekitar 998.000 rial per dolar AS.

Kondisi ini menandai tekanan berkelanjutan terhadap ekonomi Iran di tengah berbagai tantangan eksternal dan internal.

Meski demikian, negara tersebut tetap mampu mempertahankan stabilitas dasar melalui penyesuaian strategi ekonomi, termasuk mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan berbasis dolar AS dan SWIFT.

- Advertisement -

Iran diketahui memperluas kerja sama perdagangan dengan sejumlah negara seperti China, Rusia, India, dan Turki dengan menggunakan mata uang lokal masing-masing dalam transaksi bilateral.

Sanksi Internasional Berkelanjutan
Tekanan terhadap rial tidak terlepas dari sanksi internasional yang telah berlangsung sejak Revolusi Iran 1979.

Setelah penggulingan Shah Mohammad Reza Pahlavi, hubungan Iran dengan Amerika Serikat memburuk, terutama pasca krisis penyanderaan di Kedutaan Besar AS di Teheran.

Sebagai respons, pemerintah AS saat itu memberlakukan sanksi ekonomi, termasuk pembekuan aset Iran di luar negeri dan larangan impor minyak.

Kebijakan tersebut berkembang menjadi serangkaian sanksi yang lebih luas, mencakup pembatasan investasi dan perdagangan di sektor strategis seperti minyak dan gas.

Dominasi Militer dalam Ekonomi
Faktor lain yang turut memperburuk kondisi ekonomi adalah dominasi Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dalam berbagai sektor bisnis.

Sejak berakhirnya perang Iran-Irak, IRGC memperluas perannya dari militer ke kegiatan ekonomi, termasuk proyek infrastruktur, energi, dan pertambangan.

Keterlibatan ini sering kali berlangsung tanpa mekanisme tender terbuka dan minim pengawasan, sehingga menciptakan persaingan tidak seimbang dengan sektor swasta.

Kondisi tersebut dinilai melemahkan efisiensi ekonomi dan menghambat pertumbuhan usaha independen.

Inflasi Tinggi Tekan Daya Beli

Selain itu, inflasi tinggi turut mempercepat pelemahan nilai rial.

Hingga Desember
2025, tingkat inflasi Iran tercatat mencapai 42,5 persen.

Lonjakan harga terjadi pada berbagai sektor, termasuk pangan, energi, dan barang impor.

Kombinasi antara sanksi internasional, terbatasnya akses terhadap mata uang asing, serta ketidakseimbangan struktural dalam ekonomi domestik menjadi faktor utama yang mendorong tekanan inflasi dan depresiasi mata uang.

Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun Iran mampu bertahan secara politik dan struktural, tantangan ekonomi yang dihadapi masih signifikan dan berpotensi berlanjut dalam waktu dekat.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Fernandes Hat-trick, MU Menang

JCCNetwork.id – Manchester United meraih kemenangan telak 5-2 atas Ipswich Town pada pekan lanjutan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Manchester, Ahad (30/8/2026).Bruno Fernandes...

AS Desak G20 Tinjau Dagang China

Persib Tembus Grup ACL 2

BGN Soroti Kelalaian SPPG Sidoarjo

KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Tidak Menghapus Hak Praperadilan, Namun Rismon Ingin Cegah Satu Perkara Dipecah-pecah
08:39
Video thumbnail
SPPG Lalai dan Terseret Pidana Tak Akan Dibantu
02:29
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Mencakup 13 Tindak Pidana, Begini Rinciannya
08:46
Video thumbnail
Di Depan Menteri PU, DPR Ungkap Warga Kubu Raya Masih Gunakan Air Limbah untuk Kebutuhan Sehari hari
08:49
Video thumbnail
BGN Tegaskan Jika Keracunan MBG Sidoarjo Ada Unsur Pidana, Bakal Ditindak dan Tak Dibanti
04:52
Video thumbnail
Tanah Bersertifikat SHM & Makam Leluhur Tiba-tiba Jadi Kawasan Hutan, Kok Bisa?
09:08
Video thumbnail
Disampaikan Langsung ke Prabowo, Putin Buka Peluang Kerja Sama Nuklir dengan Indonesia
09:40
Video thumbnail
Reaksi Putin, Senyum Tipis Saat Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
09:31
Video thumbnail
DPR Tegur BNPP Bakamla, Jangan Cuma Gagah gagahan, Masyarakat Harus Merasakan Manfaatnya
08:05
Video thumbnail
DPR Ingatkan Wamen KKP Rakyat Butuh Kepastian, Bukan 'Disuruh' Doa sampai 2028
08:25
Video thumbnail
Pertemuan Prabowo-Putin di Vladivostok, Bahas Kerja Sama Strategis
09:18
Video thumbnail
Mentan Ungkap Metode PM AAS, Produksi Padi Disebut Bisa Tembus 13 Ton per Hektare
11:48
Video thumbnail
Sontak Bikin Ngakak Saat Benny K Harman Singgung Rieke Pendukung Jokowi #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Rismon Singgung Praperadilan Berulang: Bisa Jadi Celah Menunda Proses Hukum
08:58
Video thumbnail
Tak Pakai Toga di Sidang MK, Rismon Sianipar Dicecar Hakim Suhartoyo: Belum Advokat?
08:34
Video thumbnail
Bahas Regulasi Lobster, Titiek Bela Prabowo, Sebut Presiden Tidak Ingin Menyengsarakan
08:06
Video thumbnail
Benny K Harman Bikin Ruangan Ngakak, Singgung Rieke Dulu Sebagai Pendukung Utama Jokowi
08:40
Video thumbnail
Masuk Sejarah! Mentan Amran Ungkap Kesejahteraan Petani Meningkat
12:01
Video thumbnail
Di Hadapan Anak Buah, Jaksa Agung Serukan: “Badai Harus Berlalu!”
08:39
Video thumbnail
Asap Karhutla Indonesia Terbang ke Utara, Malaysia Singapura Brunei Waspada Jerebu
08:56

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER