Gibran Tegaskan Semua Lembaga Akan Berkantor di IKN

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah untuk memindahkan pusat aktivitas kenegaraan ke Ibu Kota Nusantara (IKN), termasuk kehadiran lembaga legislatif dan eksekutif secara bersamaan.

“Terima kasih atas masukan dari Bapak Anggota Dewan Yang Terhormat Dedy Sitorus. Nanti kita sama-sama berkantor di IKN,” kata Gibran dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4).

- Advertisement -

Pernyataan tersebut disampaikan Gibran sebagai respons atas usulan anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Deddy Sitorus, yang sebelumnya mendorong agar Wakil Presiden mulai berkantor di IKN. Menanggapi hal itu, Gibran menyatakan bahwa ke depan tidak hanya dirinya, tetapi seluruh unsur pemerintahan akan menjalankan aktivitas di ibu kota baru tersebut.

Menurut Gibran, pemerintah telah menetapkan IKN sebagai ibu kota politik Indonesia yang ditargetkan mulai berfungsi penuh pada 2028. Dengan status tersebut, seluruh penyelenggaraan negara—baik dari cabang eksekutif, legislatif, maupun yudikatif—akan dipusatkan di kawasan tersebut.

“Karena IKN telah ditetapkan sebagai ibu kota politik di tahun 2028. Sehingga penyelenggaraan negara baik dari sisi eksekutif, yudikatif dan legislatif harus terpenuhi,” tegasnya.

- Advertisement -

Ia menekankan bahwa pemindahan ini bukan hanya simbolis, melainkan bagian dari upaya membangun sistem pemerintahan terpadu yang mendukung efektivitas kerja antar lembaga negara. Kehadiran seluruh unsur pemerintahan di satu lokasi dinilai penting untuk mempercepat koordinasi dan pengambilan keputusan strategis.

Di sisi lain, Deddy Sitorus mengingatkan bahwa pemindahan DPR ke IKN tidak dapat dilakukan secara parsial. Ia menilai efektivitas kerja parlemen sangat bergantung pada keberadaan kementerian dan lembaga negara sebagai mitra kerja dalam setiap fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.

Menurutnya, sistem kerja DPR yang berbasis komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD) menuntut keterlibatan langsung unsur eksekutif. Karena itu, jika DPR dipindahkan ke IKN, maka kementerian dan lembaga terkait juga harus hadir secara bersamaan di lokasi yang sama.

“Kalau DPR harus ikut berkantor disana kenapa tidak? Persoalannya, DPR itu bekerja secara kolektif dalam komisi-komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD), beserta para mitra unsur eksekutifnya,” ujar Deddy.

Deddy mencontohkan, apabila komisi yang membidangi urusan pemerintahan dalam negeri berpindah ke IKN, maka lembaga seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, hingga penyelenggara pemilu juga harus turut berkantor di sana agar fungsi kerja tetap berjalan optimal.

“Kalau Komisi II kesana, maka harus ada unsur Kemendagri, Kementerian ATR/BPN, KPU, Bawaslu, Menpan RB dan lainnya di sana. Jika tidak, di sana itu mau ngapain,” cetusnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kesiapan infrastruktur di IKN yang dinilai belum sepenuhnya mendukung kebutuhan lembaga legislatif dan yudikatif. Hingga saat ini, pembangunan fasilitas untuk kedua cabang kekuasaan tersebut masih dalam tahap pengembangan.

Oleh karena itu, Deddy menyarankan agar pemerintah memprioritaskan pemanfaatan gedung-gedung yang telah tersedia untuk kebutuhan eksekutif terlebih dahulu. Langkah ini dinilai penting untuk menghindari potensi pemborosan anggaran negara sekaligus memastikan pembangunan IKN berjalan efektif dan bertahap.

“Usulan saya itu serius, gedung-gedung eksekutif yang sudah dibangun itu harus dimanfaatkan agar tidak masuk kategori pemborosan,” pungkasnya.

Perdebatan mengenai waktu dan skema pemindahan lembaga negara ke IKN pun diperkirakan akan terus bergulir, seiring dengan progres pembangunan infrastruktur dan kesiapan sistem pemerintahan di ibu kota baru tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta

JCCNetwork.id- Sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berasal dari Kalimantan mulai terpantau memasuki wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat pada Jumat (16/10/2026)....
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bukan Sekadar Makan Gratis, DEN Ungkap MBG Bisa Dongkrak Motivasi Belajar Siswa #shorts #trending
01:46
Video thumbnail
DEN Sebut 95 Persen Penerima MBG Lebih Semangat Belajar jika Menu Enak dan Berkualitas
08:05
Video thumbnail
Bahlil Tak Kuasa Tahan Tawa Saat Prabowo Melempar Candaan, Nama Orang Fakfak Ikut Disinggung!
08:15
Video thumbnail
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Bandingkan Indonesia dengan Benua Eropa #shorts #trending
01:38
Video thumbnail
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Bandingkan Indonesia dengan Benua Eropa
08:36
Video thumbnail
Blak blakan Natalius Pigai Pamer Kemampuan Bisa Pidato 2 Jam
08:24
Video thumbnail
Momen Amran Puji Mahasiswi S2 PPL UGM, Berujung Apresiasi Riset Rp5 Juta dan Motor
08:14
Video thumbnail
Kang Dedi Mulyadi Buka Suara soal Etika Insinyur, Akibat Kesalahan Teknik Tak Boleh Dibiarkan!
08:11
Video thumbnail
Usai Bertemu Prabowo, Kepala OJK Kirim Pesan Tegas: Pelanggar Pasar Modal Siap Ditindak
10:08
Video thumbnail
Momen Hakim Arsul Sani Bahas UU KDRT di MK, Tampar Sekali Kok Bisa Kena Pidana 2 Tahun?
08:23
Video thumbnail
98 Kasus Kebakaran Hutan Diusut, Kapolri Segera Umumkan Tersangka #shorts #trending
00:56
Video thumbnail
Kapolri Tegas, 98 Kasus Karhutla Diusut, Tersangka Segera Ditetapkan
08:07
Video thumbnail
Sherly Tjoanda Tampak Bete Gegara Mau Jawab Kritik DPRD Maluku Utara, Malah Dilarang Bicara
09:52
Video thumbnail
Nanik Deyang Puji Prabowo, Bagikan Becak Listrik Sejak Sebelum Jadi Presiden
13:32
Video thumbnail
Pertalite RON 90 Disebut Minus, Bahlil Ungkap Stok BBM RI Cukup untuk 20 Hari
04:54
Video thumbnail
Imbas Gejolak Eropa, Menkeu Suahasil Ungkap Langkah Pemerintah Jaga Ekonomi Indonesia
11:52
Video thumbnail
Momen Prabowo Hormat Terakhir kepada Mendiang Jenderal Subagyo H.S.
02:38
Video thumbnail
Bahlil Beberkan Kondisi Stok BBM Nasional hingga Bali di Tengah Lonjakan Harga Minyak
05:02
Video thumbnail
Sidang Ijazah Gibran Berujung Aduan, Tukang Sumur Minta 9 Hakim Disanksi #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Rosan Ungkap Investasi Rp3.923 Triliun di Era Prabowo, Jutaan Pekerja Terserap #shorts #trending
01:59

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER