Perez Tetap Tenang Hadapi Kritik Suporter

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, menanggapi kritik yang dialamatkan kepadanya setelah timnya kembali gagal meraih kemenangan dalam lanjutan BRI Super League 2025.

Persebaya ditahan imbang 1–1 oleh Persik Kediri pada pekan ke-12, hasil yang memperpanjang tren kurang memuaskan Bajul Ijo dalam beberapa laga terakhir.

- Advertisement -

Akibat hasil tersebut, Persebaya masih tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan 15 poin dari 10 pertandingan, terpaut empat angka dari zona empat besar.

Menanggapi kritik tersebut, Perez menyatakan bahwa komentar negatif dari publik merupakan hal wajar dalam dunia sepak bola. Ia menegaskan tetap fokus bekerja dan mempercayai seluruh pemainnya.

“Ketika Anda bekerja di dunia sepak bola, Anda harus siap untuk segalanya. Jadi, saya menghormati semua pendapat. Saya sangat kuat sekarang. Saya berada di satu momen di mana saya lebih kuat dari sebelumnya,” kata Perez.

- Advertisement -

Perez menambahkan bahwa dirinya semakin kuat menghadapi tekanan dan berkomitmen memberikan yang terbaik bagi Persebaya.

“Saya percaya pada semua pemain di klub. Kami bekerja sangat keras setiap hari. Saya menghormati semua pendapat, tapi saya harus fokus pada pekerjaan saya,” kata Perez.

“Dalam pekerjaan saya, setiap hari saya memberikan yang terbaik untuk klub ini. Dan saya katakan kepada Anda, jika Anda tidak siap mendengarkan hal-hal seperti ini, lebih baik Anda tidak bekerja di dunia sepak bola. Tapi saya lebih kuat dari sebelumnya,” kata dia.

Persebaya dijadwalkan melakoni laga pekan ke-13 Super League dengan menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (22/11) pukul 15.30 WIB.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pasar Ciroyom Bandung Terbakar, 9 Kios Hangus

JCCNetwork.id- Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Ciroyom, Kota Bandung, pada Rabu (27/5/2026) dini hari. Sedikitnya sembilan kios dilaporkan hangus terbakar akibat peristiwa tersebut. Kobaran...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER