Kunjungan Prabowo Perkuat Hubungan RI-Prancis

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto memulai rangkaian kunjungan kenegaraan ke Prancis sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan negara-negara di kawasan Eropa. Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan langsung Presiden Emmanuel Macron setelah agenda serupa sempat tertunda beberapa waktu lalu.

Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Paris merupakan bentuk balasan diplomatik atas lawatan Presiden Macron ke Indonesia sebelumnya. Menurut Sugiono, undangan dari pemerintah Prancis sebenarnya telah diajukan sejak April 2026, namun penyesuaian jadwal kedua kepala negara membuat agenda tersebut baru dapat direalisasikan pada akhir Mei ini.

- Advertisement -

“Ini adalah undangan dari Presiden Emmanuel Macron yang sebenarnya sempat tertunda, di waktu itu saya kalau tidak salah April kunjungan yang diharapkan dilaksanakan namun waktu yang tidak cocok pada saat itu dan pada saat kunjungan Presiden kita ke Paris bulan lalu,” ujar Menlu Sugiono usai menghadiri pertemuan Dewan Keamanan PBB di New York, 26 Mei 2026.

“Dalam pertemuan kedua kepala negara, Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang saat ini karena sudah diajukan dua kali ini yang kedua, Presiden memenuhi undangan ini dan hadir di Paris sebagai kunjungan balasan dari kunjungan Presiden Macron ke Indonesia beberapa waktu yang lalu,” imbuh Menlu Sugiono.

Pernyataan itu disampaikan Sugiono usai menghadiri pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York pada 26 Mei 2026. Ia menegaskan, komunikasi antara kedua pemimpin negara terus berlangsung hingga akhirnya disepakati waktu kunjungan resmi Presiden Prabowo ke Prancis.

- Advertisement -

Presiden Prabowo tiba di Bandara Orly, Paris, pada Selasa pagi waktu setempat sekitar pukul 09.50. Kedatangannya disambut secara resmi oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou beserta pasukan jajar kehormatan yang telah menunggu di bawah tangga pesawat kepresidenan.

Penyambutan tersebut menandai dimulainya sejumlah agenda penting dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo di Prancis. Pemerintah Indonesia menilai lawatan ini menjadi momentum strategis untuk memperluas kerja sama bilateral di berbagai bidang, mulai dari pertahanan, ekonomi, perdagangan, pendidikan, hingga pengembangan teknologi.

Hubungan Indonesia dan Prancis selama beberapa tahun terakhir terus menunjukkan peningkatan. Kedua negara diketahui memiliki sejumlah kemitraan penting yang berkembang, termasuk kerja sama industri pertahanan dan investasi. Pemerintah berharap kunjungan ini dapat membuka peluang baru bagi peningkatan hubungan ekonomi sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kawasan Eropa.

Selain agenda bilateral dengan Presiden Macron, kunjungan Presiden Prabowo juga diperkirakan akan membahas berbagai isu global yang menjadi perhatian bersama, termasuk stabilitas kawasan, transisi energi, serta penguatan kerja sama multilateral.

Diplomasi aktif yang dilakukan pemerintah Indonesia melalui kunjungan ini dinilai penting dalam memperluas pengaruh dan posisi strategis Indonesia di tingkat internasional. Prancis sebagai salah satu negara berpengaruh di Eropa dianggap memiliki peran penting dalam mendukung kerja sama Indonesia dengan Uni Eropa di berbagai sektor strategis.

Pemerintah optimistis kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Paris akan semakin mempererat hubungan diplomatik kedua negara sekaligus menghadirkan dampak positif bagi kepentingan nasional Indonesia di bidang ekonomi, politik, dan pertahanan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities

JCCNetwork.id- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, resmi terpilih sebagai Wakil Ketua Steering Committee C40 Cities. Penunjukan tersebut dinilai memperkuat posisi Jakarta dalam percaturan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER