JCCNetwork.id-KAI Logistik mencatat peningkatan signifikan pada layanan penanganan batu bara melalui KALOG Pro sepanjang triwulan II 2026.
Volume angkutan batu bara pada April 2026 mencapai 936.244 ton, menjadi capaian tertinggi sepanjang tahun ini dan naik lebih dari 11 persen dibandingkan Maret 2026 yang berada di kisaran 847 ribu ton.
Realisasi tersebut juga melampaui target perusahaan untuk April 2026 sebesar 21 persen, menandakan meningkatnya aktivitas distribusi komoditas energi melalui moda transportasi kereta api.
Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, mengatakan pertumbuhan volume angkutan batu bara pada April menjadi indikator menguatnya aktivitas bisnis pada triwulan kedua sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik berbasis kereta api.
“Peningkatan volume pada April menjadi sinyal positif terhadap penguatan aktivitas distribusi batu bara. Selain dipengaruhi kebutuhan energi yang tetap kuat, capaian ini juga merupakan hasil strategi perusahaan dalam memperkuat kapasitas layanan melalui optimalisasi infrastruktur terminal bongkar muat,” ujar Yuskal.
Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya didorong oleh tingginya kebutuhan energi nasional, tetapi juga hasil dari upaya perusahaan memperkuat kapasitas layanan melalui pengembangan dan optimalisasi infrastruktur pendukung.
Salah satu langkah yang berkontribusi terhadap peningkatan kinerja tersebut adalah mulai beroperasinya Container Yard (CY) 2 Merapi sejak Maret 2026.
Fasilitas baru itu dibangun untuk meningkatkan kapasitas angkutan batu bara serta memperlancar arus logistik di wilayah operasional perusahaan.
KAI Logistik memperkirakan CY 2 Merapi mampu melayani sekitar 730 rangkaian kereta api setiap tahun.
Dengan pengoperasian optimal pada dua jalur, kapasitas layanan berpotensi meningkat hingga 10 rangkaian kereta api per hari.
Secara keseluruhan, fasilitas tersebut diproyeksikan mendukung distribusi batu bara hingga 3 juta ton per tahun.
Tambahan kapasitas ini diharapkan memperkuat peran KAI Logistik dalam mendukung distribusi energi nasional.
Sepanjang 2026, perusahaan menargetkan layanan angkutan batu bara tetap menjadi salah satu kontributor utama terhadap kinerja bisnis.
Dengan kapasitas angkut mencapai 27 juta ton per tahun dan didukung enam terminal batu bara di wilayah Sumatera Selatan, KAI Logistik terus memperkuat perannya dalam rantai pasok energi nasional.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas angkut, mengoptimalkan terminal bongkar muat, serta memperkuat kualitas layanan guna memastikan distribusi batu bara berlangsung aman, tepat waktu, dan berkelanjutan.
KAI Logistik optimistis tren pertumbuhan angkutan batu bara akan berlanjut seiring meningkatnya kebutuhan distribusi energi dan penguatan infrastruktur yang terus dilakukan perusahaan.
“Ke depan, kami optimistis tren positif ini akan terus berlanjut seiring peningkatan kapasitas layanan dan kebutuhan distribusi energi nasional. KAI Logistik akan terus beradaptasi terhadap kebutuhan industri melalui penguatan infrastruktur dan layanan yang semakin andal,” seru Yuskal.


