Kejagung Periksa Dirut PT Bismacinto Perkasa Terkait Kasus Korupsi Chromebook

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan sistem Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pada Rabu (5/11/2025), penyidik memeriksa Direktur Utama PT Bismacinto Perkasa berinisial BPS sebagai saksi guna memperkuat pembuktian perkara tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan.

- Advertisement -

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna melalui keterangan tertulis, Kamis, 5 November 2025.

Meski begitu, Anang enggan mengungkap secara rinci materi pemeriksaan terhadap BPS. Ia menyebut detail keterangan saksi baru akan diungkap dalam proses persidangan mendatang.

Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook ini sebelumnya telah menyeret sejumlah nama besar, termasuk mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung. Upaya praperadilan yang diajukan Nadiem untuk menggugat status hukumnya ditolak oleh pengadilan.

- Advertisement -

Selain Nadiem, Kejagung juga menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni mantan Staf Khusus Mendikbudristek Jurist Tan (JT), konsultan Ibrahim Arief (IA), mantan Direktur Sekolah Menengah Pertama Kemendikbudristek Mulyatsah (MUL), serta mantan Direktur Sekolah Dasar Sri Wahyuningsih (SW).

Penyidikan kasus ini resmi naik ke tahap penyidikan sejak 20 Mei 2025, setelah ditemukan dugaan penyimpangan dalam pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk satuan pendidikan di tingkat dasar, menengah, hingga atas.

Dalam proyek tersebut, Kemendikbudristek disebut mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,58 triliun untuk pengadaan TIK, ditambah Dana Alokasi Khusus (DAK) yang mencapai Rp6,3 triliun. Proyek itu diduga dipaksakan untuk menggunakan spesifikasi sistem operasi berbasis Chrome OS (Chromebook).

Padahal, hasil uji coba pada tahun 2019 terhadap 1.000 unit Chromebook menunjukkan bahwa perangkat tersebut tidak efektif digunakan sebagai sarana pembelajaran. Salah satu kendalanya adalah kebutuhan koneksi internet yang stabil, sementara tidak semua wilayah Indonesia memiliki jaringan yang memadai.

Dugaan sementara, terdapat pemufakatan jahat antara pihak tertentu yang sengaja mengarahkan tim teknis untuk membuat kajian pengadaan TIK yang berpihak pada penggunaan Chromebook. Upaya itu dinilai bertujuan menguntungkan pihak tertentu dalam proyek bernilai triliunan rupiah tersebut.

Kejagung terus memeriksa sejumlah saksi dari kalangan pejabat, konsultan, dan pihak swasta untuk mengungkap lebih jauh aliran dana serta pihak yang terlibat dalam proyek pengadaan TIK yang disebut-sebut merugikan keuangan negara tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50
Video thumbnail
Di Tengah Ramainya Isu Penyadapan dan Gejolak Polri, Ini Pesan Menko Dudung untuk Rakyat
02:11
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Suhartoyo Cecar Pemohon yang Tak Kenakan Toga #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Hakim Suhartoyo Tegur Pemohon Uji UU Polri Tak Pakai Toga: Tidak Usah Ikut Sidang
09:05
Video thumbnail
Mengingat Pidato Prabowo, Pernah Singgung Pertandingan Jenderal-Jenderal #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Flashback Pidato Prabowo, Singgung Pertandingan Jenderal, Kini Muncul Dugaan Penyadapan Presiden
10:13
Video thumbnail
Detik Detik Jokowi Buka Semua Ijazah di Hadapan Roy Suryo Cs #shorts #trending
00:51
Video thumbnail
Detik-Detik Jokowi Disambut Para Pendukung Saat Tiba di PN Jaktim #shorts #trending
00:51
Video thumbnail
Yusril Ungkap Ancaman Hukuman Bagi Listyo Sigit Cs Buntut Penyadapan Presiden #shorts #trending
01:57

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER