JCCNetwork.id- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, mengungkapkan fakta yang mencengangkan mengenai ongkos politik yang terlibat dalam pemilihan calon anggota legislatif (caleg) di DKI Jakarta. Dalam sambutannya pada pidato kebudayaan yang diselenggarakan di Gedung Joeang 45, Jakarta, ia menyatakan bahwa ongkos politik mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp40 miliar.
“Kalau di Jakarta, teman-teman saya yang jadi tiga sampai empat kali, ongkosnya sekitar Rp40 miliar,” kata Muhaimin dikutip dari Antara, Jakarta, Jumat (12/8/2023)
Menurut Muhaimin, situasi politik dalam dua periode pemilu terakhir telah menunjukkan persaingan yang mengabaikan etika dengan cara-cara yang kurang sejalan dengan semangat demokrasi. Praktik politik yang mengandalkan uang telah menjadi kenyataan terang-terangan.
“Apa yang disampaikan dengan money politic (politik uang), yang kaya yang berkuasa, yang menang yang punya duit, itu terbukti di lapangan dengan baik,” ujarnya pula.
Meskipun demikian, saat ditanya tentang ongkos politik dalam pemilihan presiden, Muhaimin merespon dengan senyuman dan tawa, mengisyaratkan bahwa pengalaman dan realitas ongkos politik pada level tersebut mungkin memiliki dinamika tersendiri.
“Saya belum pernah pengalaman jadi capres, jadi nggak tahu,” katanya pula.



