Indonesia Raih Lima Medali di Hari Pertama Asian Games

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Kontingen Indonesia membuka perjuangan pada Asian Games 2026 dengan mengoleksi lima medali pada hari pertama pertandingan, Minggu (20/9). Torehan tersebut terdiri atas satu medali perak dan empat medali perunggu.

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, menilai pencapaian awal tersebut menjadi sinyal positif bagi perjuangan Indonesia di ajang olahraga terbesar Asia itu. Menurut dia, sejumlah cabang olahraga mampu menghadirkan hasil yang di luar perkiraan sekaligus membuka peluang tambahan medali pada pertandingan berikutnya.

- Advertisement -

Todotua secara khusus menyebut teqball dan soft tennis sebagai dua cabang yang memberikan kejutan pada awal kompetisi. Hasil tersebut dinilai menunjukkan bahwa peluang Indonesia tidak hanya datang dari cabang olahraga yang selama ini menjadi andalan.

Ia berharap performa tersebut dapat dipertahankan sepanjang penyelenggaraan Asian Games 2026. Konsistensi atlet, menurut Todotua, menjadi faktor penting karena sejumlah pertandingan Indonesia mulai memasuki fase penentuan.

Beberapa atlet Indonesia bahkan telah mencapai babak perempat final hingga semifinal. Kondisi itu dinilai memperbesar kesempatan kontingen untuk menambah perolehan medali pada hari-hari berikutnya.

- Advertisement -

Todotua mengatakan tim terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan setiap cabang olahraga. Evaluasi dilakukan untuk memastikan atlet yang masih bertanding dapat menjaga momentum sekaligus memaksimalkan peluang yang tersedia.

“Mudah-mudahan ke depan konsistensi dan ritmenya ini bisa tetap berkesinambungan. Kita monitor ada pertandingan yang sudah mulai masuk quarter dan semifinal, ini artinya peluang kita untuk mendapatkan medali cukup baik,” katanya.

Emas Masih Jadi Target

Meski telah mengamankan lima medali, Todotua menyebut masih ada satu target yang belum terpenuhi dari perjuangan Indonesia pada hari pertama, yakni medali emas.

Perolehan emas menjadi sasaran yang terus dikejar seiring semakin banyaknya cabang olahraga Indonesia yang memasuki fase pertandingan penting. Tim CdM juga meminta seluruh atlet menjaga fokus dan tidak terpengaruh oleh berbagai persoalan di luar arena pertandingan.

Dukungan terhadap perjuangan kontingen juga datang dari pemerintah. Todotua mengungkapkan Presiden RI Prabowo Subianto terus memantau perkembangan perjuangan atlet Indonesia selama Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.

Menurut Todotua, pesan dukungan tersebut disampaikan melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pesan itu sekaligus menjadi dorongan bagi kontingen untuk mempertahankan semangat selama menjalani pertandingan.

Todotua mengatakan Presiden Prabowo bahkan menyatakan kesediaannya melakukan komunikasi langsung melalui video call apabila kontingen Indonesia berhasil memperoleh medali emas.

“Semalam itu dikasih kabar sama Pak Seskab (Teddy Indra Wijaya) ‘Bang, tetap semangat.’ Pak Presiden memonitor dan bahkan Pak Presiden menyatakan beliau bersedia kalau nanti ada emas, bisa langsung video call dengan beliau,” kata Todotua.

Atlet Diminta Fokus pada Pertandingan

Di tengah berlangsungnya kompetisi, Tim Indonesia juga memastikan berbagai persoalan nonteknis yang berkaitan dengan kontingen terus dikoordinasikan. Atlet dan ofisial yang belum menjalani pertandingan diminta tidak mengkhawatirkan persoalan di luar lapangan.

Todotua mengatakan koordinasi dilakukan bersama Olympic Council of Asia (OCA), Indonesia Asian Games Organizing Committee (INAGOC), serta pihak tuan rumah. Berbagai kendala yang muncul pada tahap awal penyelenggaraan disebut terus ditangani secara bertahap.

Ia meminta atlet dan ofisial tetap berkonsentrasi terhadap agenda pertandingan masing-masing, sementara urusan administratif maupun persoalan nonteknis ditangani oleh tim pendukung kontingen.

“Untuk atlet dan ofisial yang belum datang karena schedule mereka masih nanti, tetap yakin dan percaya, tetap fokus di pertandingan. Serahkan ke kami untuk urusan nonteknisnya,” tegasnya.

Waspadai Perkembangan Cuaca

Selain mempersiapkan aspek pertandingan, Tim Indonesia juga memantau kondisi cuaca yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan Asian Games 2026. Salah satu yang menjadi perhatian adalah perkembangan potensi typhoon di wilayah penyelenggaraan.

Todotua mengatakan pemantauan dilakukan melalui command centre serta tim monitoring dan evaluasi. Informasi mengenai kondisi cuaca terus diperbarui untuk mengantisipasi kemungkinan dampak terhadap mobilitas maupun jadwal kontingen.

Menurut dia, langkah antisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan atlet selama kompetisi berlangsung. Tim Indonesia ingin memastikan atlet dapat tetap berkonsentrasi terhadap pertandingan tanpa terganggu persoalan di luar aspek teknis.

Todotua juga mengingatkan atlet untuk menjaga kondisi fisik dan mental. Dengan masih panjangnya rangkaian pertandingan, kesiapan kedua aspek tersebut dinilai penting agar performa dapat dipertahankan hingga kompetisi berakhir.

“Terus fokus, terus kita persiapkan fisik dan mental. Harapannya, kondisi seperti ini, potensi medali dan bisa lebih banyak kita dapatkan,” kata Todotua.

Dengan modal satu perak dan empat perunggu pada hari pertama, Kontingen Indonesia selanjutnya masih memiliki peluang untuk menambah koleksi medali. Sejumlah cabang yang telah memasuki perempat final dan semifinal menjadi salah satu fokus utama dalam upaya mengejar tambahan medali sekaligus memenuhi target emas di Asian Games 2026.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kesepakatan Rp23 Triliun Mengubah Pola Pembiayaan PPPK

JCCNetwork.id- Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati alokasi anggaran sebesar Rp23 triliun dalam APBN 2027 khusus untuk membiayai gaji Pegawai Pemerintah dengan...

APTI Soroti Kebijakan Cukai Tembakau

Jeremejeff Siap Hadapi Java United

Kangen Band Kembali Bersama

KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Jawaban Maba Bikin Mentan Amran Kaget, Mau Sukses Ogah Berproses
08:08
Video thumbnail
NasDem Usul Ambang Batas 7 Persen #shorts
02:03
Video thumbnail
Para Pemberantas Korupsi Ternyata Korupsi
01:21
Video thumbnail
Blak blakan KDM Kenang Sosok Danny Setiawan, Ada Satu Momen yang Tak Pernah Dilupakan
08:07
Video thumbnail
Pemilik Lahan Langsung Nurut! Sherly Tjoanda Kasih Pesan soal Larangan Bakar Lahan
08:23
Video thumbnail
Gub Sherly Tjoanda Girang Lihat Bibit Kelapa Siap Tanam dan Terima Kasih ke Pak Presiden, Pak Mentan
08:18
Video thumbnail
Prabowo Pede, Tegaskan Bukan Pemimpin Omon-Omon
10:10
Video thumbnail
Prabowo Beberkan Besarnya Potensi Kelapa Sawit Indonesia
08:34
Video thumbnail
Rakyat Tunggu Kapan Presiden Prabowo Hukum Mati Koruptor Atau Dikirim ke Nusakambangan
12:19
Video thumbnail
Momen Prabowo Candai Kapolri di Gontor, Hanya di Indonesia Kepala Polisi Pakai Kopiah
09:37
Video thumbnail
Rp134,2 Triliun Digelontorkan untuk MBG, Menkeu Sebut Program Makin Tepat Sasaran
08:31
Video thumbnail
Suahasil Beberkan Warisan Krisis 1998 Rp640 Triliun, Benarkah Sudah Tuntas?
08:57
Video thumbnail
Detik-Detik Prabowo Kepalkan Tangan dan Serukan “Free Palestine” di Gontor #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Rapat DPR Memanas Saat Bahas Reforma Agraria, UU Apa Ini?
08:33
Video thumbnail
Masih Adakah Program Lapor Seperti Era Pak Purbaya #shorts #trending
01:11
Video thumbnail
Momen Hangat di Gontor! Prabowo Dapat Hadiah Keffiyeh Setelah Pekik “Free Palestine
10:10
Video thumbnail
Momen Prabowo Berapi-api di Gontor, Kepalkan Tangan, Teriakkan “Free Palestine”
09:56
Video thumbnail
Nusron Wahid Akhirnya Buka Suara #shorts #trending
00:59
Video thumbnail
Gub Sherly Tjoanda Beri Jawaban Menohok soal Orang Dalam di Dunia Kerja
10:36
Video thumbnail
Jamu Pahit Jari 98 Buat Sehatkan Pemerintahan Prabowo #shorts #trending
01:45

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER