Trump Berlakukan Kembali Blokade Iran

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Amerika Serikat (AS) kembali mengaktifkan kebijakan blokade maritim terhadap Iran dengan memperketat pengawasan terhadap kapal-kapal yang keluar masuk pelabuhan serta wilayah pesisir negara tersebut. Langkah ini diumumkan setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan pemerintahannya kembali menerapkan kebijakan yang disebut sebagai “blokade Iran” guna meningkatkan tekanan terhadap Teheran.

Kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan kembali oleh Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) pada Selasa mulai pukul 16.00 waktu setempat. Dalam pelaksanaannya, kapal-kapal yang melakukan transit menuju atau meninggalkan pelabuhan Iran akan diperiksa dan dibatasi sesuai ketentuan blokade, sementara kapal yang tidak melanggar aturan tetap diizinkan melintasi perairan regional.

- Advertisement -

CENTCOM menegaskan bahwa operasi tersebut tidak dimaksudkan untuk menghentikan seluruh aktivitas pelayaran di kawasan. Arus lalu lintas maritim bagi kapal-kapal yang memenuhi ketentuan, termasuk kapal yang membawa bantuan kemanusiaan, akan tetap difasilitasi agar distribusi kebutuhan sipil tidak terganggu.

Pengaktifan kembali blokade ini merupakan kelanjutan dari operasi serupa yang sebelumnya berlangsung pada 13 April hingga 18 Juni. Dalam periode tersebut, otoritas militer AS mengklaim telah mengalihkan lebih dari 140 kapal yang dinilai mematuhi aturan blokade, menonaktifkan sembilan kapal yang dianggap melanggar ketentuan, serta mengizinkan lebih dari 50 kapal komersial bermuatan bantuan kemanusiaan untuk melintas di kawasan tersebut.

Presiden Donald Trump menyatakan kebijakan baru ini merupakan bagian dari strategi pemerintahannya untuk menjaga keamanan jalur pelayaran internasional, khususnya di Selat Hormuz yang menjadi salah satu rute distribusi energi paling penting di dunia.

- Advertisement -

Selain mengaktifkan kembali blokade, Trump juga mengusulkan penerapan biaya sebesar 20 persen terhadap kargo yang melintasi Selat Hormuz. Menurutnya, pungutan tersebut merupakan kompensasi atas perlindungan keamanan yang diberikan Amerika Serikat kepada kapal-kapal dagang yang melintas di jalur strategis tersebut.

Trump menilai keberadaan militer AS di kawasan telah berkontribusi menjaga kelancaran aktivitas perdagangan internasional, sehingga operator kapal dinilai layak memberikan kontribusi atas layanan keamanan tersebut.

Tak lama setelah pernyataan Trump disampaikan, CENTCOM melalui akun resminya di platform X mengonfirmasi bahwa operasi blokade maritim akan kembali dijalankan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pasukan AS akan melakukan pemantauan terhadap lalu lintas kapal yang keluar maupun masuk ke pelabuhan-pelabuhan Iran.

Kebijakan terbaru Washington diperkirakan kembali meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur pelayaran vital yang dilalui sebagian besar ekspor minyak dari negara-negara Teluk, sehingga setiap perubahan kebijakan keamanan di wilayah tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas perdagangan dan distribusi energi global.

Sejauh ini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran terkait keputusan Amerika Serikat tersebut. Namun, kebijakan blokade yang kembali diterapkan diperkirakan akan menjadi perhatian komunitas internasional mengingat besarnya peran Selat Hormuz terhadap perekonomian dunia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Perpanjang Sertifikasi Halal hingga 2028

JCCNetwork.id- Pemerintah memperpanjang masa penahapan kewajiban sertifikasi halal bagi sejumlah produk dan pelaku usaha hingga 2028. Kebijakan ini diambil untuk memberikan waktu tambahan bagi...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER