MUI Desak Pengawasan Judol Diperketat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id — Majelis Ulama Indonesia meminta pemerintah memperketat pengawasan ruang digital menyusul penggerebekan markas judi online berjaringan internasional di Jakarta yang dilakukan aparat kepolisian.

Wakil Ketua Umum MUI, Muhammad Cholil Nafis, mengapresiasi langkah tegas kepolisian dalam membongkar sindikat judi online tersebut.

- Advertisement -

Namun, ia menegaskan upaya pemberantasan tidak boleh berhenti pada penangkapan pelaku dan pemblokiran situs semata.

“Kementerian Komunikasi dan Digital diharapkan memblokir dan memperketat akses ke platform judi online,” tegas Kiai Cholil Nafis dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

Menurut dia, situs judi online terus bermunculan dengan domain baru setelah diblokir, sehingga diperlukan sistem pengawasan digital yang lebih kuat dan berkelanjutan.

- Advertisement -

Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian juga mengamankan ratusan warga negara asing (WNA) yang diduga berperan sebagai operator judi online internasional.

Atas temuan itu, Cholil meminta pemerintah dan otoritas keimigrasian memperketat pengawasan terhadap masuknya warga asing ke Indonesia, terutama yang berpotensi menyalahgunakan izin tinggal untuk aktivitas ilegal.

“Saya mengucapkan selamat kepada aparat penegak hukum yang telah berhasil menangkap buronan judi online tersebut,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok tersebut.

Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah Depok itu juga menilai pemberantasan judi online mulai menunjukkan hasil positif.

Ia merujuk pada laporan aktivitas judi online sepanjang 2025 yang disebut mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kami berharap adanya pengetatan terhadap masuknya orang asing ke Indonesia, terutama bagi mereka yang terindikasi melanggar hukum,” ungkap CEO Amanah Zakat itu.

Meski demikian, MUI meminta aparat dan pemerintah terus meningkatkan pengawasan serta penindakan agar praktik judi online tidak kembali berkembang di Indonesia.

“Berdasarkan laporan beberapa tahun terakhir, khususnya pada 2025, angka aktivitas judi online di Indonesia menunjukkan penurunan. Saya sangat mengapresiasi capaian ini, namun mohon terus ditingkatkan,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Imunisasi Tekan Kasus Campak di Sumsel

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan memastikan kondisi penyebaran campak di wilayahnya telah terkendali setelah tidak ditemukan lagi kasus positif sejak Mei 2026. Dengan perkembangan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER