JCCNetwork.id- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian setelah pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut. Dalam pertemuan antara Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, dibahas berbagai aspek mulai dari efektivitas program hingga ketepatan sasaran penerima manfaat.
Salah satu poin yang paling menyita perhatian adalah kemungkinan perubahan kriteria penerima manfaat MBG di masa mendatang. Pemerintah membuka peluang untuk membatasi penerima bantuan dari kalangan keluarga yang secara ekonomi tergolong mampu.
“Misalnya gini. Anaknya orang-orang kaya. Maksudnya yang mampu, yang kaya nanti tidak dapat lagi,” ujar Nanik usai pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari Presiden Prabowo, meski keputusan final belum diambil karena pembahasan lanjutan masih akan dilakukan berdasarkan data dan simulasi efisiensi program yang akan dipaparkan kepada Presiden dalam pertemuan berikutnya.
“Ini kan belum. Besok dibahasnya. Katanya besok sore. Angkanya sudah tapi kan tak laporkan Presiden dulu,” ujarnya.



