JCCNetwork.id- Persib Bandung dan Persebaya Surabaya dipastikan akan saling berhadapan pada partai final Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8) malam. Pertandingan puncak turnamen pramusim tersebut menjadi ajang perebutan gelar antara dua tim besar Liga Indonesia yang sama-sama memiliki motivasi tinggi untuk menutup persiapan musim dengan trofi bergengsi.
Persib datang ke laga final dengan misi menambah koleksi gelar Piala Presiden. Maung Bandung berpeluang meraih trofi kedua mereka setelah berhasil melewati hadangan Persija Jakarta di babak semifinal dengan kemenangan 2-1.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya mengincar sejarah baru. Bajul Ijo belum pernah menjadi juara Piala Presiden sejak turnamen itu pertama kali digelar. Kesempatan terbaik mereka sebelumnya hadir pada edisi 2019, namun langkah menuju gelar harus kandas setelah dikalahkan Arema FC dengan agregat 2-4 dalam final yang saat itu dimainkan dengan sistem dua leg.
Keberhasilan Persebaya melangkah ke partai puncak tahun ini diperoleh usai menyingkirkan Arema FC dengan kemenangan tipis 1-0 pada babak semifinal. Hasil tersebut membuka peluang bagi klub asal Kota Pahlawan untuk mengakhiri penantian panjang meraih trofi Piala Presiden.
Selain laga final, pertandingan perebutan peringkat ketiga juga akan digelar pada hari yang sama. Persija Jakarta akan menghadapi Arema FC dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung lebih awal pada pukul 15.00 WIB.
Kedua tim sama-sama gagal melaju ke final setelah mengalami kekalahan di semifinal. Persija harus mengakui keunggulan Persib dengan skor 1-2, sementara Arema tidak mampu membendung Persebaya dan kalah 0-1.
Menjelang dua pertandingan penutup turnamen, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengumumkan adanya peningkatan hadiah bagi tim yang finis di posisi kedua, ketiga, dan keempat. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers final Piala Presiden 2026 di Jakarta, Rabu (6/8).
Dengan kebijakan baru tersebut, tim yang menjadi runner-up akan menerima hadiah sebesar Rp3,5 miliar atau naik Rp500 juta dari sebelumnya Rp3 miliar. Sementara itu, tim peringkat ketiga akan memperoleh Rp2,5 miliar dari sebelumnya Rp2 miliar.
Adapun tim yang menempati posisi keempat atau kalah dalam laga perebutan tempat ketiga kini berhak membawa pulang hadiah Rp1,5 miliar, meningkat dari nominal sebelumnya sebesar Rp1 miliar.
Maruarar menjelaskan bahwa penambahan hadiah tersebut bertujuan meningkatkan daya saing seluruh peserta hingga pertandingan terakhir. Dengan adanya insentif yang lebih besar, laga final maupun perebutan peringkat ketiga diharapkan berlangsung lebih kompetitif dan menarik untuk disaksikan.
Seluruh rangkaian pertandingan penutup Piala Presiden 2026 akan dipusatkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. Turnamen pramusim ini sekaligus menjadi ajang pematangan strategi bagi klub-klub peserta sebelum mengarungi kompetisi resmi musim 2026/2027.
























