KPK Periksa Dua Tersangka Kasus Korupsi Bansos Beras PKH

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengintensifkan penyidikan kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Pada Selasa (4/8/2026), lembaga antirasuah memanggil delapan orang untuk dimintai keterangan, termasuk dua tersangka dalam perkara tersebut.

Dua tersangka yang dijadwalkan hadir adalah mantan Staf Ahli Menteri Sosial, Edi Suharto (ES), serta mantan Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik (DNR Logistics) periode 2018–2022, Kanisius Jerry Tengker (KJT). Keduanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi guna melengkapi alat bukti dan memperdalam konstruksi perkara yang tengah ditangani penyidik.

- Advertisement -

“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, atas nama ES selaku mantan Staf Ahli Menteri Sosial, dan KJT selaku Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik atau DNR Logistics periode 2018-2022,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan seluruh pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Menurutnya, penyidik masih terus menelusuri peran para pihak yang diduga terlibat dalam proses penyaluran bantuan sosial beras yang bersumber dari anggaran pemerintah.

Selain ES dan KJT, penyidik juga memanggil enam saksi lainnya. Mereka berasal dari unsur perusahaan swasta maupun aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Sosial. Para saksi tersebut meliputi Direktur Utama PT Dalahas Angkutan Servis MAL, seorang pihak swasta berinisial ANS, perwakilan PT Javier Mandiri Transportasi berinisial MS, dua aparatur sipil negara Kementerian Sosial berinisial CS dan IS, serta Direktur Operasional DNR Logistics berinisial HER.

- Advertisement -

Hingga sekitar pukul 13.20 WIB, KPK mencatat dua saksi, yakni MS dan IS, telah memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan keterangan. Sementara itu, kehadiran saksi lainnya masih menunggu proses registrasi dan pemeriksaan lanjutan.

Kasus yang tengah diusut merupakan pengembangan dari penyidikan dugaan korupsi dalam penyaluran bantuan sosial beras bagi keluarga penerima manfaat PKH selama periode 2020 hingga 2021. Program tersebut sejatinya ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pangan, namun diduga terjadi penyimpangan yang menyebabkan kerugian negara dalam jumlah besar.

KPK sebelumnya mengumumkan pengembangan penyidikan perkara ini pada 19 Agustus 2025. Dalam proses tersebut, penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka serta dua korporasi yang diduga memperoleh keuntungan dari praktik melawan hukum dalam pelaksanaan proyek distribusi bansos beras.

Berdasarkan hasil penyidikan yang telah dipublikasikan KPK dalam beberapa kesempatan, nilai kerugian keuangan negara akibat perkara tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp200 miliar. Angka tersebut diduga berasal dari penyimpangan dalam pelaksanaan kontrak distribusi bantuan sosial yang melibatkan sejumlah pihak dari sektor swasta maupun penyelenggara negara.

Tiga individu yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik sekaligus Direktur Utama DNR Logistics, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe (BRT), mantan Staf Ahli Menteri Sosial Edi Suharto (ES), serta mantan Direktur Utama DNR Logistics Kanisius Jerry Tengker (KJT).

Selain menetapkan tersangka perorangan, KPK juga menjerat dua badan usaha sebagai tersangka korporasi, yakni PT Dosni Roha Logistik dan DNR Logistics. Penetapan korporasi sebagai tersangka dilakukan karena penyidik menduga kedua perusahaan memiliki keterlibatan langsung dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

KPK menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab serta menelusuri aliran dana yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Pemeriksaan para saksi diharapkan dapat memperkuat pembuktian sekaligus melengkapi berkas penyidikan sebelum kasus dilimpahkan ke tahap penuntutan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia

JCCNetwork.id- Kabar duka datang dari keluarga besar PDI Perjuangan. Guruh Soekarnoputra, adik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026).Guruh yang memiliki...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo Beri Solusi untuk Rakyat, Tapi Keras ke Korporasi
08:04
Video thumbnail
Ketua MK Minta Ketum Militan Gibran 08 Nusantara Tak Usah Terlalu Semangat
08:17
Video thumbnail
Presiden Prabowo Bongkar Ada 8 Perda Menipu
08:30
Video thumbnail
Napi Kelas Sultan? Klaster Mewah Lapas Cibinong, Fortuner hingga Alphard Mejeng di Garasi
08:20
Video thumbnail
Prabowo Bicara di Depan Para Profesor, Akui Keberhasilannya Tak Lepas dari Bimbingan Pakar
08:10
Video thumbnail
Di Depan Profesor, Prabowo Klarifikasi Soal Tuduhan Tak Hormati Pakar
08:02
Video thumbnail
Momen Prabowo Catat Usulan Pakar, Setuju Bentuk Badan Khusus Pengelolaan Gambut
10:11
Video thumbnail
Prabowo Tanggapi Polemik Ucapan “Goblok”: Saya Paling Hormat Sama Pakar #shorts #trending
01:34
Video thumbnail
Detik-Detik Rocky Gerung Bicara Gibran Soroti Peluang Jadi Presiden #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Di Hadapan KAI, DPR Soroti Whoosh: Bikin Compang-Camping KAN?
09:48
Video thumbnail
Dipanggil Mendadak Prabowo ke Istana, Profesor Ini Kaget, Baru Pertama Kali
09:12
Video thumbnail
DPR Sentil Keras KAI, KRL Padat hingga Penumpang Berdesakan: Malu Kita Pak
09:36
Video thumbnail
Rocky Gerung di Depan Menkum Supratman, Inovasi Butuh “Otak yang Edan”
08:47
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden, Lalu Tunjuk Foto Prabowo: Hak Patennya di Sini
08:46
Video thumbnail
Prabowo Tanggapi Polemik Ucapan “Goblok”: Saya Paling Hormat Sama Pakar
08:01
Video thumbnail
Mentan Amran Kasih Tips Sukses ke Mahasiswa UIN Jakarta, Singgung Nama Steve Jobs hingga Jack Ma
12:39
Video thumbnail
Cari Solusi Atasi Karhutla, Presiden Prabowo Langsung Tanya Pakar, Langkah Terbaik Apa?
17:05
Video thumbnail
Ipoleksosbudhankamnas Diterapkan Radikal, Benarkah Isu Perampasan Aset Bisa Berubah?
10:20
Video thumbnail
Pemerintah Pastikan Investigasi Proses Pembebasan Bersyarat Bechi
03:51
Video thumbnail
Geger Ada Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Pemerintah Ingatkan Jangan Terburu-buru Menyimpulkan
05:15

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER