JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan pada Selasa, 28 Januari 2026. Intensitas hujan bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang, dengan potensi hujan disertai petir di wilayah tertentu.
Berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG, hujan ringan diperkirakan terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Jakarta Utara dan Jakarta Selatan sepanjang hari.
Untuk wilayah Kepulauan Seribu, BMKG memperingatkan potensi hujan disertai petir. Suhu udara di kawasan tersebut diprakirakan berada pada kisaran 25 hingga 27 derajat Celcius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 79 hingga 87 persen.
Di Jakarta Pusat, kondisi cuaca diprediksi hujan ringan. Suhu udara berkisar antara 24 hingga 27 derajat Celcius, dengan kelembapan relatif tinggi di rentang 75 hingga 96 persen.
Wilayah Jakarta Utara diprakirakan mengalami hujan sedang dengan suhu udara 24 hingga 27 derajat Celcius. Tingkat kelembapan di kawasan pesisir ini berada di kisaran 77 hingga 93 persen, yang berpotensi meningkatkan rasa gerah dan memperlambat penguapan air hujan.
Sementara itu, Jakarta Barat diprediksi diguyur hujan ringan. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 27 derajat Celcius, dengan kelembapan udara relatif tinggi, yakni antara 75 hingga 97 persen.
Untuk wilayah Jakarta Selatan, BMKG memperkirakan hujan sedang akan turun dengan suhu udara berada di rentang 23 hingga 28 derajat Celcius. Kelembapan udara di wilayah ini diperkirakan cukup tinggi, mencapai 73 hingga 99 persen.
Adapun Jakarta Timur diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu udara berkisar antara 23 hingga 27 derajat Celcius. Tingkat kelembapan udara di wilayah tersebut berada pada kisaran 74 hingga 98 persen.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir. Masyarakat juga diminta untuk memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG, situs resmi BMKG, serta kanal media sosial resmi guna mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan, seperti genangan air dan gangguan aktivitas harian.



