JCCNetwork.id-Harga minyak dunia melemah pada perdagangan Senin (5/1/2026), meski kekhawatiran geopolitik di Venezuela muncul.
Minyak mentah Brent turun 34 sen menjadi USD60,41 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat melemah 41 sen ke level USD56,91 per barel. Pelemahan ini terjadi meski terjadi gejolak politik di Venezuela, yang menjadi salah satu negara penghasil minyak utama dunia.
Akhir pekan lalu, Amerika Serikat dilaporkan membawa Presiden Venezuela Nicolás Maduro keluar dari Caracas. Presiden AS Donald Trump menyatakan Washington mengambil alih kendali atas industri minyak Venezuela.
Namun, sumber di perusahaan minyak negara PDVSA menyebutkan operasi AS tidak mengganggu produksi maupun penyulingan minyak di Venezuela.
Di sisi lain, kelompok produsen minyak OPEC+ memutuskan untuk mempertahankan tingkat produksi saat ini dalam pertemuan bulanan pada Minggu (4/1/2026).
Para analis menilai pasokan minyak global yang melimpah membuat potensi gangguan ekspor dari Venezuela hanya berdampak terbatas terhadap harga minyak dunia.























