Penyaluran Beras SPHP 2025 Hanya Tercapai 53,5 Persen

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Target penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pada 2025 dipastikan tidak tercapai.

Hingga akhir tahun, Perum Bulog hanya mampu menyalurkan sekitar 802.939 ton beras SPHP atau setara 53,5 persen dari target 1,5 juta ton.

- Advertisement -

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan realisasi penyaluran beras SPHP sepanjang 2025 berada di kisaran 803 ribu ton.

Angka tersebut jauh di bawah target awal yang ditetapkan pemerintah sebesar 1,3–1,5 juta ton.

Rendahnya realisasi penyaluran dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya, distribusi beras SPHP tidak berlangsung sepanjang tahun.

- Advertisement -

Program ini hanya berjalan pada Januari–Februari, sempat dihentikan pada Maret hingga Juni, dan kembali dilanjutkan pada Juli 2025.

Selain itu, penyaluran lebih difokuskan ke daerah sentra produksi untuk menekan harga gabah petani, sehingga distribusi ke wilayah konsumen menjadi terbatas.

Bulog juga mencatat adanya kendala geografis dalam penyaluran, khususnya ke wilayah terpencil seperti Papua dan Pegunungan Bintang yang sulit dijangkau.

Faktor lain adalah harga beras yang masih tinggi di sejumlah daerah serta distribusi yang belum merata, sehingga beras SPHP belum tersedia secara luas di seluruh wilayah.

Beras SPHP merupakan program pemerintah untuk menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen.

Penyalurannya dilakukan melalui berbagai kanal resmi, antara lain pengecer pasar rakyat, koperasi desa/kelurahan, outlet pemerintah daerah dan Gerakan Pangan Murah (GPM), BUMN, koperasi TNI–Polri, Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog, serta ritel modern.

Meski realisasi 2025 rendah, Bulog menyatakan masih memiliki stok beras SPHP sekitar 1,5 juta ton yang disiapkan untuk periode Juli–Desember 2025.

Namun, waktu penyaluran yang terbatas membuat target tahunan sulit dikejar.

Untuk tahun 2026, Bulog berencana mengubah strategi dengan menyalurkan beras SPHP sepanjang tahun, mulai Januari hingga Desember.

Fokus distribusi juga akan diarahkan ke wilayah non-sentra produksi guna menjaga stabilitas harga beras sekaligus melindungi petani.

Pemerintah turut menyiapkan sejumlah langkah perbaikan, antara lain memperkuat koordinasi antara Bulog dan pemerintah daerah, memperketat pengawasan distribusi oleh Badan Pangan Nasional, serta menambah jumlah outlet penyaluran.

Pemanfaatan teknologi informasi dan peningkatan transparansi data stok juga akan dilakukan untuk mempercepat distribusi.

Realisasi penyaluran SPHP 2025 yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya disebut sebagai dampak perubahan skema distribusi.

Pada 2025, beras SPHP tidak lagi disalurkan langsung ke grosir seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Dengan stok yang masih tersedia, jaringan distribusi yang luas, serta dukungan pengawasan dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah, Bulog optimistis kinerja penyaluran beras SPHP pada 2026 dapat meningkat.

Namun, perbaikan sistem distribusi dan pemerataan pasokan tetap menjadi pekerjaan rumah utama agar program stabilisasi harga beras berjalan efektif.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ketegangan AS-Iran Angkat Harga Minyak

JCCNetwork.id – Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan ini di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Siap-Siap Ganti Gas 3 Kg! BRIN Pamer Gas ANG, Lebih Awet dan Hemat
15:25
Video thumbnail
Ahli Presiden Bicara APBN, Hakim MK Soroti Batas Logika Politik
11:10
Video thumbnail
Ahli Presiden Dicecar Hakim MK Soal Arah APBN untuk Daerah
25:59
Video thumbnail
Ekonomi Melejit 34,17%, Tapi Gubernur Sherly Tanya Apakah Maatnya Sampai ke Rakyat?
12:37
Video thumbnail
Bikin Amran Salut! Banyak Maba Undip Ternyata Sudah Jadi Bibit Pengusaha
15:02
Video thumbnail
Bagaimana Rasanya? Prabowo Cicipi Kripik Ubi Ungu di Stand BRIN
08:43
Video thumbnail
Tak Disangka! Gegara dengar Curhat Mahasiswa, Mentan Amran Langsung Telepon Bulog
09:22
Video thumbnail
Mengapa Mentan Amran Sampai Bayari Kos Mahasiswa 2 Tahun? Awalnya Cuma Dengar Curhat Soal Beras
08:54
Video thumbnail
Prabowo Kumpulkan Buku Pelajaran Asia Tenggara, Kurikulum RI Mau Dibawa ke Mana?
11:19
Video thumbnail
Kenapa Prabowo Sampai Kumpulkan Buku Pelajaran Asean? #shorts #trending
02:15
Video thumbnail
Maluku Utara Ekonominya Melejit, Rakyat Kebagian Apa? #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Juara Se- Indonesia Angka Ekonomi Tumbuh Tajam, Tapi Rakyat Dapat Apa?
10:26
Video thumbnail
Tegas! Menko Zulhas Ancam Tutup SPPG yang Nekat Tak Beli Bahan di Kopdes
09:13
Video thumbnail
Sherly Disentil! Nazlatan Berharap Jalan Cepat Beres Berharap Tak Pakai Hilux lagi
08:13
Video thumbnail
Momen Prabowo Halau Mikrofon Peneliti BRIN Saat Pamer Teknologi Nuklir Indonesia
08:44
Video thumbnail
Pecah Rekor Lagi! Sherly Bawa Maluku Utara Tetap Jadi Raja Pertumbuhan Ekonomi Indonesia!
11:01
Video thumbnail
Momen Prabowo Teguk Air Olahan BRIN! Celetuk: Kalau Bu Mega Minum, Masa Prabowo Tidak
09:05
Video thumbnail
Detik-Detik Prabowo Uji Temuan Periset! Dibanting hingga Diinjak
09:04
Video thumbnail
Kepala BRIN Beberkan Pengembangan Teknologi Nuklir RI di Hadapan Prabowo
13:35
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan! Kenyataan Pendidikan RI Masih Kalah dari dari Negara Tetangga
08:46

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER