Pengeroyokan Berujung Maut di Kalibata, Enam Personel Polri Diproses Hukum

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Kepolisian menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang terjadi di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/12). Peristiwa tersebut berujung pada meninggalnya dua pria berinisial MET dan NAT.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti awal yang cukup.

- Advertisement -

Keenam tersangka diduga terlibat langsung dalam rangkaian tindak pidana kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa korban.

“Penyidik telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam perkara ini,” ujar Trunoyudo saat konferensi pers di Polda Metro Jaya.

Ia mengungkapkan, seluruh tersangka merupakan anggota Polri yang bertugas di satuan Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri. Mereka masing-masing berinisial Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, dan Bripda AN.

- Advertisement -

Atas perbuatannya, keenam tersangka dijerat Pasal 170 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Trunoyudo menegaskan, Polri berkomitmen menuntaskan kasus tersebut secara profesional dan tanpa pandang bulu. Menurutnya, proses hukum akan dijalankan secara transparan dan akuntabel, termasuk terhadap anggota institusi sendiri.

“Penegakan hukum tetap berjalan dan tidak ada toleransi bagi siapapun yang terbukti melanggar hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya membenarkan adanya dua korban meninggal dunia akibat insiden pengeroyokan tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, korban kedua dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Bhudi Asih.

“Benar, korban kedua meninggal dunia semalam di RS Bhudi Asih,” ujar Budi Hermanto.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan latar belakang korban, termasuk dugaan apakah keduanya berprofesi sebagai penagih utang atau mata elang (matel).

Penyidik juga terus mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap secara utuh kronologi dan motif kejadian tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

OJK Tutup 18 Rekening Efek Terkait Manipulasi Saham PANR

JCCNetwork.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memerintahkan sejumlah perusahaan sekuritas menutup 18 rekening efek yang diduga berkaitan dengan praktik manipulasi perdagangan saham PT Panorama...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50
Video thumbnail
Di Tengah Ramainya Isu Penyadapan dan Gejolak Polri, Ini Pesan Menko Dudung untuk Rakyat
02:11
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Suhartoyo Cecar Pemohon yang Tak Kenakan Toga #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Hakim Suhartoyo Tegur Pemohon Uji UU Polri Tak Pakai Toga: Tidak Usah Ikut Sidang
09:05
Video thumbnail
Mengingat Pidato Prabowo, Pernah Singgung Pertandingan Jenderal-Jenderal #shorts #trending
01:24

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER