JCCNetwork.id- Harga tiket transportasi untuk mudik Lebaran 2025 mengalami lonjakan signifikan, sementara kuota program mudik gratis dari pemerintah masih terbatas. Kondisi ini membuat banyak warga terpaksa mengeluarkan biaya lebih besar untuk bisa pulang ke kampung halaman.
Salah satu warga, Munza, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tiket tahun ini mencapai tiga kali lipat dari harga normal.
“Tiketnya biasa Rp 600.000, lebih mahal dari biasanya yang hanya Rp 260.000. Jadi naik hingga tiga kali lipat,” kata Munza, dikutip dari Antara, Kamis (27/3/2025).
Fenomena kenaikan harga tiket menjelang Lebaran ini kembali menjadi sorotan. Warga yang tidak mendapatkan fasilitas mudik gratis mengeluhkan beban biaya yang semakin berat. Mereka berharap pemerintah dapat menambah kuota mudik gratis untuk Lebaran 2026 agar lebih banyak masyarakat yang terbantu.
Program mudik gratis yang disediakan pemerintah setiap tahun memang selalu diminati. Namun, keterbatasan kuota membuat tidak semua warga bisa menikmati fasilitas tersebut. Masyarakat pun meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan jumlah peserta mudik gratis agar kebijakan ini dapat menjangkau lebih banyak lapisan ekonomi.
Sejumlah pengamat transportasi menilai kenaikan harga tiket menjelang Lebaran sudah menjadi tren tahunan akibat lonjakan permintaan. Namun, mereka menekankan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap tarif yang diberlakukan oleh operator transportasi guna mencegah kenaikan harga yang terlalu drastis.
Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah untuk mengatasi permasalahan ini, baik dengan meningkatkan kuota mudik gratis maupun dengan mengontrol harga tiket agar tetap terjangkau bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman.



