JCCNetwork.Id –Masjid Istiqlal Jakarta kembali menyelenggarakan program buka puasa bersama atau ifthar jama’i selama bulan Ramadan 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari amaliyah Ramadan yang rutin digelar di masjid terbesar di Indonesia tersebut.
Tak hanya sebagai momentum berbagi keberkahan, program ini juga menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Menurut informasi yang diunggah melalui akun Instagram resmi @masjidistiqlal.official, acara buka puasa bersama ini dilaksanakan setiap hari di koridor teras raksasa Masjid Istiqlal.
Kegiatan dimulai sejak pukul 16.15 WIB hingga waktu Magrib. Tak sekadar berbuka puasa, acara ini juga diisi dengan rangkaian ibadah tambahan seperti zikir berjamaah (ZIKRAM), tausiah Ramadan (TIFRA), serta doa bersama menjelang berbuka.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Masjid Istiqlal menyediakan ribuan porsi makanan bagi jemaah yang ingin berbuka bersama. Pembagian makanan dilakukan secara sistematis dengan jumlah yang berbeda setiap harinya. Pada Senin hingga Kamis, panitia menyiapkan 3.500 boks nasi, sementara pada hari Jumat dan Sabtu jumlahnya meningkat menjadi 4.000 boks.
Khusus hari Minggu, panitia menyediakan 5.000 boks nasi guna mengakomodasi jumlah jemaah yang lebih banyak. Selain itu, sebanyak 2.500 paket kurma juga disiapkan setiap harinya untuk menambah asupan energi bagi jemaah sebelum menyantap hidangan utama.
Mengingat antusiasme masyarakat yang tinggi, pihak Masjid Istiqlal mengimbau para jemaah yang datang lebih sore agar membawa makanan sendiri sebagai langkah antisipasi jika persediaan makanan habis lebih cepat. Hal ini dilakukan demi memastikan setiap jemaah tetap dapat berbuka dengan nyaman di lingkungan masjid.
Tak hanya itu, selama bulan suci Ramadan 2025, Masjid Istiqlal juga menerapkan jam operasional khusus guna mendukung kelancaran ibadah jemaah. Pada 1-20 Ramadan 1446 H, masjid akan dibuka mulai pukul 03.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Sedangkan pada 10 hari terakhir Ramadan, Masjid Istiqlal akan beroperasi selama 24 jam penuh. Kebijakan ini diambil untuk memfasilitasi berbagai aktivitas ibadah, termasuk itikaf, qiyamul lail, serta kegiatan keagamaan lainnya yang semakin meningkat di penghujung Ramadan.
Dengan adanya program ifthar jama’i ini, Masjid Istiqlal berharap dapat menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus sarana berbagi berkah bagi umat Islam selama Ramadan. Program ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas sosial yang menjadi esensi dari bulan suci. Melalui inisiatif ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan kehangatan Ramadan di salah satu ikon kebanggaan umat Islam di Indonesia.























