Pidato Prabowo Perkuat Posisi Bahlil di Golkar

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Partai Golkar menghadapi dinamika internal yang semakin memanas menjelang usia ke-60 tahun, setelah pidato Presiden Prabowo Subianto yang memberikan pujian kepada Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia. Pidato tersebut langsung mendapat respons dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, yang menanggapi dengan tegas pihak-pihak yang masih menggugat kepemimpinan Bahlil.

Idrus Marham mengungkapkan kekesalannya terhadap kelompok-kelompok dalam internal Golkar yang masih tidak menerima keputusan Munas Agustus 2024 yang mengukuhkan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum.

- Advertisement -

“Kita tahu persis materi Presiden Prabowo itu bukan hanya sekedar memuji, tapi Presiden menjelaskan detail bahwa beliau mengenal persis Bahlil sebagai Ketum DPP Partai Golkar meskipun prosesnya tidak lama,” kata Idrus.

Pernyataan Presiden Prabowo dalam acara Puncak HUT Ke-60 Partai Golkar yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, pada Kamis (12/12) malam, memang menjadi sorotan utama. Dalam pidatonya, Prabowo secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap Bahlil Lahadalia.

“Siapapun yang masih mau melakukan gerakan politik, kami menanggapi itu tidak memiliki niat yang baik kepada Partai Golkar,” katanya.

- Advertisement -

Idrus Marham, yang juga mantan Menteri Sosial, menilai pidato Prabowo tidak hanya sekadar pujian, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap kepemimpinan Bahlil di Partai Golkar. Menurut Idrus, Prabowo, yang juga merupakan alumni Partai Golkar, menunjukkan bahwa posisi Bahlil sebagai Ketua Umum Golkar sudah diterima baik di kalangan elite politik.

Lebih lanjut, Idrus mengungkapkan bahwa meskipun banyak pihak yang mengkritik dan tidak senang dengan Bahlil, termasuk beberapa senior Golkar yang berada di balik gerakan protes tersebut, pernyataan Prabowo pada malam itu menunjukkan dukungan yang jelas terhadap Bahlil.

Pernyataan Idrus ini juga menunjukkan bahwa Golkar harus mengakhiri perpecahan internal yang mengganggu stabilitas partai.

Idrus mengajak seluruh kader Golkar untuk tetap solid dan fokus pada visi partai, yang telah berusia enam dekade, dan berkomitmen untuk lebih mengedepankan ide-ide dan gagasan di masa depan.

Dengan menutup komentarnya, Idrus menegaskan bahwa Partai Golkar harus siap menghadapi tantangan di tahun 2025 dan memastikan agar partai tetap relevan dengan doktrin kekaryaan yang menjadi landasan perjuangan mereka.

“Saya harus akui saya terkesan sama saudara Bahlil, terkesan benar. Beliau saya lihat gerak-geriknya, pemikirannya, ucapan-ucapannya, pandangan-pandangannya cukup meyakinkan. Serius ini serius, serius,” kata Presiden.

Pernyataan tegas Idrus Marham ini diharapkan menjadi pemersatu bagi seluruh kader Partai Golkar, terutama dalam menghadapi tantangan internal yang masih mengganjal, serta memperkuat posisi Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum yang sah.

Golkar pun harus menatap masa depan dengan semangat baru, siap menyongsong perjalanan politik yang lebih dinamis di tahun-tahun mendatang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pramono Buka 2.843 Lowongan Padat Karya di Jakarta

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera membuka sebanyak 2.843 lowongan kerja melalui program padat karya sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat di...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER