Gangguan Persinyalan Hambat Perjalanan KRL Bojong Gede–Citayam

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Perjalanan KRL Commuter Line rute Bogor–Jakarta Kota sempat mengalami gangguan pada Kamis (23/7/2026) pagi setelah terjadi dugaan aksi vandalisme yang merusak perangkat persinyalan di jalur antara Stasiun Bojong Gede dan Stasiun Citayam. Insiden tersebut berdampak pada pola operasional kereta sehingga sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan.

Akibat gangguan pada sistem persinyalan tersebut, KAI Commuter menerapkan rekayasa operasional dengan sistem pergantian keluar masuk kereta di stasiun. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta sekaligus memastikan layanan tetap berjalan meski dengan keterbatasan.

- Advertisement -

Melalui informasi resmi yang disampaikan di akun media sosial X, KAI Commuter menjelaskan bahwa gangguan dipicu oleh indikasi vandalisme terhadap perangkat persinyalan yang berada di lintas Bojong Gede–Citayam. Kerusakan pada perangkat tersebut membuat pengaturan perjalanan kereta harus dilakukan secara terbatas hingga proses perbaikan selesai.

“Terdapat indikasi vandalisme pada perangkat persinyalan di antara Stasiun Bojong Gede-Citayam. Saat ini perjalanan Commuter Line mengalami pergantian keluar masuk di stasiun,” tulis KAI Commuter melalui akun resmi X, Kamis (23/7/2026).

Selama masa penanganan, sejumlah perjalanan KRL di lintas Bogor–Jakarta Kota mengalami perlambatan. Kondisi itu menyebabkan antrean kereta di beberapa stasiun serta meningkatnya waktu tunggu penumpang pada jam sibuk pagi.

- Advertisement -

KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna jasa agar tetap mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan informasi terbaru yang disampaikan melalui kanal resmi perusahaan. Imbauan tersebut diberikan untuk menghindari kebingungan penumpang selama proses normalisasi perjalanan berlangsung.

“Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan,” tulis pengumuman itu.

Petugas kemudian bergerak melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap perangkat persinyalan yang mengalami gangguan. Setelah penanganan selesai, KAI Commuter memastikan kerusakan akibat dugaan vandalisme berhasil diatasi.

Meski demikian, perjalanan KRL belum dapat langsung kembali sesuai jadwal. Petugas masih harus melakukan penguraian kepadatan perjalanan yang terjadi selama gangguan berlangsung agar operasional kereta dapat kembali berjalan normal secara bertahap.

Proses normalisasi dilakukan dengan mengatur kembali jadwal perjalanan dan pergerakan rangkaian kereta yang sempat tertahan di sejumlah titik. Langkah tersebut diperlukan untuk mengembalikan pola operasi seperti semula sekaligus meminimalkan dampak lanjutan terhadap layanan kepada penumpang.

“Informasi lanjut indikasi vandalisme pada perangkat persinyalan di antara Stasiun Bojong Gede-Citayam telah selesai penanganan. Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan sehubungan saat ini masih dalam proses penguraian kepadatan di lintas,” katanya.

KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang dialami para pengguna jasa. Perusahaan juga mengapresiasi kesabaran serta kerja sama para penumpang selama proses penanganan gangguan berlangsung.

“Terima kasih atas kesabaran dan kerja sama Rekan Commuters selama proses penanganan berlangsung,” tulis pernyataan KAI Commuter.

Insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa aksi vandalisme terhadap fasilitas perkeretaapian tidak hanya merusak aset negara, tetapi juga dapat mengganggu kelancaran transportasi publik dan berdampak pada mobilitas ribuan masyarakat yang bergantung pada layanan KRL setiap harinya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna Hari Ini

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/7/2026). Pertemuan tersebut akan dihadiri seluruh jajaran menteri...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER