Kemlu Koordinasi Selidiki WNI Tewas Ditembak 20 Kali di Malaysia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui KJRI Kuching menerima laporan mengenai tragedi kematian seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Miri, Malaysia. Korban, Gafur, berasal dari Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, tewas akibat luka tembak setelah ditembak sebanyak 20 kali.

Hasil koordinasi dengan Kepolisian Malaysia menunjukkan bahwa autopsi yang dilakukan pada tanggal 1 Agustus 2024 memastikan penyebab kematian korban adalah karena luka tembak.

- Advertisement -

“KJRI langsung berkoordinasi dengan Kepolisian Miri untuk mendalami kasus tersebut. Autopsi telah dilakukan tanggal 1 Agustus 2024,” ujar Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, Minggu (4/8/2024).

“Dan hasilnya menyatakan, penyebab kematian korban adalah karena luka tembak,” imbuhnya.

Saat ini, KJRI Kuching bekerja sama dengan Kepolisian Miri untuk menyelidiki kronologi penembakan tersebut, dengan jenazah korban saat ini berada di RS Miri.

- Advertisement -

Langkah berikutnya, KJRI Kuching telah menjadwalkan pertemuan dengan Kantor Polisi Miri untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai proses penyelidikan.

“KJRI Kuching telah mendapatkan jadwal pertemuan dengan Kantor Polisi Miri pada Senin mendatang (5/8/2024) untuk mendapatkan penjelasan mengenai proses penyelidikan,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Lima Atlet Panjat Tebing Jadi Korban

JCCNetwork.id — Bareskrim Polri menetapkan mantan Kepala Pelatih Pelatnas Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Hendra Basir (HB), sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER