JCCNetwork.id- Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melakukan mutasi besar-besaran di jajaran Korps Bhayangkara dengan menetapkan sejumlah perwira tinggi untuk mengisi posisi kunci. Salah satu mutasi terbesar adalah penunjukan Brigjen Helfi Assegaf sebagai Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Keputusan ini tertuang dalam surat telegram resmi Kapolri nomor ST/1236/VI/KEP./2024 yang diterbitkan pada 25 Juni 2024. Brigjen Helfi Assegaf, sebelumnya Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II di Bareskrim Polri, naik jabatan untuk menggantikan posisi sebelumnya yang dipegang oleh Brigjen Whisnu Hermawan.
“Brigjen Pol Helfi Assegaf, Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirtipideksus Bareskrim Polri,” tulis surat telegram tersebut seperti dikutip Kamis, 27 Juni 2024
Brigjen Whisnu Hermawan sendiri akan melanjutkan karirnya sebagai Kapolda Sumatra Utara (Sumut), menggantikan Irjen Agung Setya Imam Effendi yang juga mengalami mutasi untuk penugasan di luar struktur Polri.
Selain itu, dalam mutasi ini, Kapolri juga mengangkat Irjen Syahardiantono, sebelumnya Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri. Jabatan Syahardiantono sebagai Kadiv Propam akan dilanjutkan oleh Irjen Abdul Karim, yang sebelumnya menjabat Kapolda Banten.
Kemudian, posisi Kapolda Banten akan dipegang oleh Brigjen Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya. Jabatan Wakapolda Metro Jaya, di sisi lain, akan diisi oleh Brigjen Djati Wiyoto Abadhy, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Kalimantan Timur (Kaltim).
Mutasi ini merupakan bagian dari upaya Kapolri untuk memperkuat struktur organisasi Polri serta mendukung efisiensi dan efektivitas dalam penanganan berbagai kasus hukum di Tanah Air.
Demikianlah perkembangan terbaru dari mutasi besar-besaran di tubuh Polri yang dilakukan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo, diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan sinergi di antara jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.



