JCCNetwork.id- Ketua Pemuda Lembaga Aliansi Indonesia, Mochammad Jodi Husein, sepakat dengan upaya masyarakat guna merealisasikan pemekaran wilayah di Bogor Timur. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap progres pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Bogor Timur yang disebut saat ini masih jalan di tempat. Husein menegaskan pentingnya percepatan proses pemekaran tersebut demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Menurut Jodi, pemekaran wilayah Bogor Timur memiliki potensi besar untuk meningkatkan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi lokal. Antisias dari masyarakat dan pemuda yang sangat tinggi merupakan modal penting dalam mendorong pemerintah untuk lebih serius dalam merealiasikan pemekaran ini.
“Ini bukan hanya soal administrasi, tetapi juga tentang memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan kesempatan ekonomi yang lebih besar,” kata Jodi kepada awak media, Rabu (29/4/2024).
Dalam konteks ini, Jodi menekankan saat ini butuh komitmen yang kuat untuk terus mengawal proses pemekaran Bogor Timur dan memastikan bahwa aspirasi serta kepentingan masyarakat benar-benar terwakili.
“Semua langkah harus diupayakan untuk memastikan bahwa pembangunan wilayah Bogor Timur menjadi lebih inklusif dan berdampak positif bagi seluruh warga,” tandasnya.
Tambahan informasi proses pemekaran CDOB Bogor Timur, Bogor Barat, dan tujuh CDOB kabupaten se-Jawa Barat, bahkan 329 CDOB Kabupaten/Kota dan Provinsi Seluruh Indonesia saat ini prosesnya masih berjalan di tempat. Hal itu disebabkan adanya moratorium yang dibuat pada periode tahun 2014-2019. Hingga saat ini moratorium DOB tersebut belum dicabut.



