Tchouameni Tegaskan Hubungannya dengan Valverde Baik

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Gelandang Real Madrid, Aurélien Tchouaméni, membantah kabar yang menyebut dirinya terlibat perkelahian dengan rekan setimnya, Federico Valverde.

Pernyataan itu disampaikan saat ia menjalani pemusatan latihan bersama Tim Nasional Prancis menjelang Piala Dunia FIFA 2026.

- Advertisement -

Tchouameni mengakui sempat terjadi insiden di lingkungan tim, namun menegaskan informasi yang beredar di media telah dibesar-besarkan.

Ia secara tegas membantah tudingan yang menyebut dirinya melakukan tindakan fisik terhadap Valverde.

“Jelas, ada kejadian. Anda bisa melihat dan mendengarnya di media. Kejadian itu dibesar-besarkan karena muncul di media, dan ketika Anda bermain untuk Real Madrid, itu menimbulkan reaksi besar,” kata Tchouameni, Minggu (31/5/2026).

- Advertisement -

“Banyak omong kosong yang ditulis. Saya membaca ada perkelahian dan saya memukulnya, padahal itu tidak benar,” lanjutnya.

Menurut pemain berusia 26 tahun tersebut, sejumlah laporan tidak menggambarkan situasi yang sebenarnya.

Ia menyebut rumor mengenai perkelahian maupun pemukulan terhadap Valverde tidak sesuai fakta.

Meski enggan mengungkap detail kejadian, Tchouameni memastikan manajemen klub telah mengetahui persoalan yang terjadi. Ia juga menegaskan hubungan profesional maupun personalnya dengan Valverde tetap berjalan baik.

“Saya tidak akan membahas detail lebih lanjut. Yang terpenting adalah klub telah diberitahu tentang apa yang terjadi. Banyak hal terjadi di ruang ganti yang tidak pernah sampai ke media,” ujarnya.

“Fede dan saya memiliki tujuan yang sama: memenangi gelar bersama Real Madrid. Tidak ada masalah. Jika saya menghadapinya di Piala Dunia, kami berdua akan bertekad untuk menang untuk tim nasional masing-masing. Secara pribadi, tidak ada masalah antara Valverde dan saya,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tchouameni turut mengomentari keberhasilan Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions UEFA musim ini.

“Saya pikir PSG pantas memenangi Liga Champions. Tentu saja, saya lebih suka Real Madrid yang menang, tetapi kami senang untuk mereka dan kami mengucapkan selamat kepada mereka,” katanya.

Ia menilai klub asal Paris tersebut layak meraih trofi setelah menunjukkan performa impresif sepanjang kompetisi.

“Bersama Real Madrid, itu adalah musim yang tidak sesuai dengan harapan kami. Kami ingin memenangi trofi. Sekarang kami ingin memenangi Piala Dunia. Kami semua sangat termotivasi,” katanya.

Tchouameni mengungkapkan para pemain Timnas Prancis telah memberikan ucapan selamat kepada rekan-rekan mereka yang membela PSG.

“Tentu saja. Kami semua senang untuk mereka dan kami telah berbicara dengan beberapa dari mereka. Sangat bagus bagi tim nasional untuk memiliki juara Eropa dari PSG. Ini positif untuk nilai dan kualitas skuad kami,” ujar Tchouameni.

Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi nilai tambah bagi kualitas skuad Les Bleus menjelang Piala Dunia.

Sementara itu, terkait performa Real Madrid musim ini, Tchouameni mengakui hasil yang diraih belum memenuhi target klub.

Kegagalan meraih trofi disebutnya sebagai kekecewaan, namun ia memilih mengalihkan fokus untuk menghadapi agenda bersama Timnas Prancis.

“Saya sangat ingin bermain di Piala Dunia. Kami bahkan lebih bersemangat daripada sebelum turnamen terakhir. Kami memiliki skuad yang hebat dan banyak kepercayaan diri. Kami sangat bersemangat,” tuturnya.

Gelandang yang pernah memperkuat AS Monaco itu juga memberikan apresiasi kepada Kylian Mbappé yang kini mengemban ban kapten tim nasional.

Menurutnya, Mbappé memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat dan mampu menjaga komunikasi dengan seluruh anggota tim.

Menatap Piala Dunia 2026, Tchouameni optimistis Prancis memiliki kapasitas untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

Ia menilai skuad yang dimiliki saat ini dihuni banyak pemain berkualitas dan memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.

“Jika kami dapat memberikan perpisahan terbaik baginya di Piala Dunia, kami akan melakukan segala yang kami bisa. Namun, itu bukan fokus utama kami. Prioritas kami adalah memberikan segalanya untuk memenangi Piala Dunia,” kata Tchouameni.

Selain itu, ia berharap Timnas Prancis dapat menorehkan hasil terbaik sebagai bentuk penghormatan bagi pelatih Didier Deschamps.

Kendati demikian, ia menegaskan fokus utama tim tetap tertuju pada upaya meraih gelar juara dunia.

Menjelang turnamen, Tchouameni menekankan pentingnya memisahkan urusan klub dan tim nasional.

Menurutnya, setiap pemain harus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru agar dapat memberikan performa maksimal bersama Les Bleus.

“Setiap kali kami bergabung dengan tim nasional, tidak masalah apa yang terjadi dengan klub kami karena itu adalah lingkungan yang berbeda dan dinamika baru. Anda harus memisahkan keduanya,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Penemuan Stupa Gegerkan Desa Nepen Boyolali

JCCNetwork.id- Penemuan benda diduga peninggalan sejarah berupa stupa menggegerkan warga Desa Nepen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Objek purbakala tersebut ditemukan saat proses...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER