Gegara E-mail Palsu Perusahaan Singapura Rugi Puluhan Miliar

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Dittipidsiber Bareskrim Polri membongkar kasus penipuan melalui e-mail palsu yang merugikan perusahaan asal Singapura, Kingsford Huray, senilai Rp32 miliar. Dalam kasus ini seorang warga negara Nigeria berinisial S yang diduga terlibat dalam masih diburu polisi.

“Sudah melakukan koordinasi dan kerja sama dengan Interpol untuk melakukan pencarian dan pengembangan dan juga sudah mengirimkan red notice untuk disebarkan dalam rangka mencari pelaku tersebut,” ungkap Penyidik Madya Bareskrim Polri, Kombes Pol Roland Ronaldy, Selasa (7/5/2024).

- Advertisement -

Dittipidsiber Bareskrim Polri sudah menangkap lima tersangka, dua di antaranya merupakan warga negara Nigeria. S diduga sebagai hacker yang mengontrol kelima tersangka yang ditangkap.

“Perbuatan dari kelima tersangka tersebut itu dikontrol oleh seseorang yang berinisial S, yang saat ini berada di luar wilayah Indonesia dan merupakan warga negara asing,” tuturnya.

Lebih lanjut, Roland menyebut bahwa Polri telah berkoordinasi dengan Kedutaan Nigeria terkait penanganan warga negaranya yang terlibat dalam kasus tersebut.

- Advertisement -

“Juga kami sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Nigeria terkait dengan memberikan informasi bahwa ada warga negaranya yang sudah kami amankan,” tutupnya.

Kasus penipuan melalui e-mail palsu semakin menjadi ancaman serius dalam dunia digital. Dengan keberhasilan pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan cyber di Indonesia.

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER