JCCNetwork.id – Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menilai wacana hak angket tak gerak-gerak salah satunya disebabkan belum adanya kesadaran dari sejumlah pihak.
Atas dasar itulah, Hasto menegaskan PDIP yang dipilih lebih dahulu menyadari berbagai pihak termasuk para wakil rakyat di DPR.
“Dari pernyataan yang kami sampaikan menunjukkan bagaimana kesadaran itu memang harus dibangun. Dan itu akan menyertai nanti terhadap penggunaan seluruh proses politik, proses hukum,” kata Hasto dalam keterangannya yang dikutip JCCNetwork.id, Senin (18/3).
Ia menyebut, bahwa kesadaran itu harusnya muncul dari semua pihak. Baik dari pihak-pihak yang tengah berkuasa maupun kesadaran masyarakat.
“Gerakan dari civil society, dari perguruan tinggi, dari mereka-mereka yang sangat concern untuk menyelamatkan demokrasi kita,” ucapnya.
Disamping itu, melemahnya isu hak angket yang dipelopori PDIP usai Rapat paripurna DPR pada Selasa, 5 Maret lalu dianggap kurang gerget. Hal itu dinilai salah satunya karena PDIP tampak loyo.
Bahkan, ada empat fraksi DPR RI yang memilih bungkam di tengah rapat tersebut. Tak hanya itu, Ketua DPR RI, Puan Maharani juga tampak absen alias tidak menghadiri sidang tersebut.



