JCCNetwork.id-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, dan Deputy Head of Mission to Indonesia Australian Public Service Commission (APSC), Stephen Scott, menyelenggarakan pertemuan yang membahas langkah-langkah transformasi digital pemerintahan di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, pada Selasa (27/2/2023).
Dalam pertemuan tersebut, Anas menggarisbawahi urgensi transformasi digital dalam pemerintahan Indonesia, yang kini tengah dijalankan melalui Government Technology (GovTech).
Dia juga menyoroti kesamaan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dan Australia, terutama dalam hal jumlah pemerintah daerah yang besar.
Anas menekankan perlunya interoperabilitas aplikasi dan data antar
instansi pemerintah untuk mengatasi kompleksitas tersebut.
Sebagai langkah konkret, pemerintah pusat tengah merancang portal nasional untuk mengintegrasikan berbagai layanan utama pemerintah.
Pertemuan tersebut juga mengulas sembilan layanan prioritas pemerintah yang akan diintegrasikan dalam portal tersebut, dengan tujuan mempermudah
akses masyarakat.
Anas menyoroti pentingnya komitmen politik dalam memprioritaskan digitalisasi pemerintahan.
Selain membahas transformasi digital, pertemuan juga mengapresiasi kerja sama antara Kementerian PANRB dan APSC, serta membicarakan rencana perpindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara pada tahun 2024.
Diskusi juga mencakup GovTech, sistem seleksi CASN, dan identitas kependudukan digital (IKD).
Sekretaris Kementerian PANRB, Rini Widyantini, menegaskan bahwa kerja sama dengan APSC menjadi kunci dalam mematangkan transformasi digital pemerintahan di Indonesia.
Kerja sama antara kedua negara ini telah dimulai sejak Januari 2023, dengan fokus pada reformasi birokrasi, penguatan kebijakan, dan pengembangan kapasitas ASN



