JCCNetwork.id- Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terbesar di Asia Tenggara dan ketiga di dunia dibangun di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pun telah meresmikan operasional PLTS Terapung Cirata berkapasitas 192 Megawatt Peak (MWp) itu.
“Kita berhasil membangun salah satu pembangkit listrik tenaga surya terapung yang terbesar di Asia Tenggara dan nomor tiga (dunia),” kata Jokowi dalam pidato peresmian, Kamis (16/11/2023).
Jokowi menjelaskan PLTS ini adalah hasil kerja sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian BUMN, PLN, dan Masdar Uni Emirate Arab. Ini sekaligus merupakan mimpi besar Indonesia membangun pembangkit energi baru terbarukan dalam skala besar.
PLTS Terapung Cirata menambah kapasitas produksi listrik eksisting dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di wilayah setempat yang kini tercatat mencapai 1.000 Megawatt (MW).
“Di Cirata ini sudah ada PLTA dengan kapasitas 1.000 MW, dan sekarang di tambah dengan PLTS terapung sebesar 192 MWp. Ke depan kalau dimaksimalkan bisa menambah kurang lebih 1.000 MWp,” katanya.
Jokowi menekankan, Indonesia mampu memanfaatkan potensi energi baru terbarukan lewat sejumlah teknologi yang tersedia di Tanah Air. Di antaranha pembangkit energi bertenaga surya dan angin.
“Ini juga ada pembangkit angin. Dalam prosesnya ada tantangan cuaca memang, tapi bisa kita atasi dengan membangun smard grid, sehingga meskipun cuaca berubah-ubah, listriknya tetap stabil,” ungkap Jokowi.
























