JCCNetwork.id- Relawan RJ2 Nusantara, Rully R. Patty, menilai peluang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk memperkuat posisi politiknya menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 masih terbuka lebar. Pasalnya, pertarungan politik mendatang tidak semata-mata ditentukan oleh kekuatan partai dan elite politik, tetapi juga oleh kemampuan membaca aspirasi generasi muda, mempertahankan basis dukungan di akar rumput, serta mengonsolidasikan jaringan relawan.
Rully menyebut setidaknya ada tiga modal yang berpotensi memengaruhi perjalanan politik Gibran menuju 2029, yakni besarnya jumlah pemilih Generasi Z (Gen Z), pengaruh Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang dinilainya masih terasa di masyarakat, serta keberadaan relawan Jokowi dan Gibran yang berpotensi menjadi kekuatan politik tersendiri.
Komposisi pemilih muda akan menjadi salah satu variabel penting dalam menentukan arah kontestasi politik nasional. Ia menyoroti perkiraan bahwa sekitar 57 persen pemilih pada Pemilu 2029 berasal dari kalangan Gen Z. Kelompok ini, katanya, memiliki karakter yang berbeda dari generasi sebelumnya karena tumbuh bersama teknologi digital, media sosial, dan arus informasi yang bergerak cepat.
“Di Pemilu 2029, suara anak muda bukan sekadar pelengkap angka statistik. Mereka bisa menjadi penentu siapa yang melaju dan siapa yang tertinggal. Politisi yang gagal memahami cara berpikir Gen Z berisiko kehilangan peluang sebelum pertandingan benar-benar dimulai,” ujar Rully kepada JCCNetwork.id, Senin (26/10/2026).
Ia menilai latar belakang Gibran yang dinilai dekat dengan perkembangan teknologi dan ekosistem digital dapat menjadi salah satu modal untuk membangun komunikasi dengan pemilih muda. Namun, Rully mengingatkan bahwa kedekatan dengan dunia digital saja tidak cukup untuk mengonversi perhatian menjadi dukungan politik.
Melainkan, kepercayaan generasi muda harus dibangun melalui kinerja yang terukur, komunikasi yang relevan, serta kemampuan menjawab persoalan konkret yang mereka hadapi, mulai dari lapangan pekerjaan, kesempatan berusaha, akses pendidikan, hingga masa depan ekonomi.
“Anak muda tidak cukup disuguhi citra yang keren di layar ponsel. Mereka ingin melihat hasil, merasakan manfaat, dan mengetahui ke mana arah masa depan mereka. Kalau Gibran mampu menjawab kebutuhan itu, peluang membangun dukungan tentu terbuka,” ucapnya.
Polemik MK Bukan Akhir Perjalanan Politik
Mengenai polemik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang pernah menjadi sorotan dalam perjalanan politik Gibran, Rully berpandangan bahwa persoalan tersebut tidak otomatis mengakhiri peluang politik sang Wakil Presiden pada kontestasi mendatang.
Ia menilai dinamika politik tidak pernah benar-benar statis. Persepsi publik, konfigurasi kekuatan partai, kinerja pemerintahan, serta perubahan aspirasi masyarakat dapat memengaruhi posisi seorang tokoh dari waktu ke waktu.
“Jangan menganggap satu polemik sebagai palang pintu permanen dalam politik. Panggung politik selalu berubah. Pada akhirnya, yang akan diuji adalah kemampuan menjaga kepercayaan masyarakat, menunjukkan hasil kerja, dan membangun dukungan yang benar-benar hidup di tengah rakyat,” tegas Rully.
Pengaruh Jokowi dan Relawan, Modal yang Masih Diperhitungkan
Selain faktor pemilih muda, Rully menilai pengaruh politik Jokowi masih menjadi salah satu unsur yang patut diperhitungkan dalam membaca peta politik menuju 2029. Jaringan pendukung Jokowi dan relawan yang selama ini bergerak mendukung Gibran berpotensi menjadi modal untuk mempertahankan sekaligus memperluas basis dukungan.
Ia berpandangan bahwa jaringan relawan di tingkat akar rumput memiliki peran strategis karena dapat menjembatani komunikasi antara tokoh politik dan masyarakat. Keberadaan jaringan tersebut juga berpotensi membantu menyampaikan aspirasi warga sekaligus memperkuat konsolidasi dukungan menjelang pemilu.
“Dalam politik, jaringan yang bekerja di tengah masyarakat bisa menjadi kekuatan yang tidak selalu terlihat dari panggung utama. Tetapi jangan hanya menghitung berapa banyak relawan yang ada. Yang lebih penting adalah apakah mereka masih dipercaya, tetap bergerak, dan mampu membangun dukungan nyata ketika pemilu tiba,” kata Rully.
PSI Punya Peluang Menembus Parlemen
Dalam pembacaannya terhadap peta politik 2029, Rully juga menilai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memiliki peluang untuk memperkuat perolehan suara dan menembus parlemen. Bahkan, ia melihat adanya ruang bagi PSI untuk membidik suara yang melampaui ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.
Menurutnya, peluang tersebut dapat dipengaruhi oleh kemampuan PSI memperluas jangkauan politik, mengoptimalkan jaringan relawan, membangun organisasi yang efektif, serta menawarkan program yang relevan bagi pemilih muda. Namun, potensi itu tetap membutuhkan strategi elektoral yang matang dan dukungan masyarakat dalam jumlah memadai.
“Jangan buru-buru memvonis peta politik 2029 seolah-olah semua kursi sudah punya pemilik. Pemilih muda punya daya ubah, jaringan di akar rumput bisa bergerak, dan pilihan masyarakat bisa bergeser. PSI masih punya ruang untuk bertarung, tetapi ruang itu harus diisi dengan kerja nyata, bukan sekadar optimisme,” ungkapnya.
Peta 2029 Belum Terkunci
Rully juga menegaskan bahwa besarnya proporsi pemilih muda, pengaruh Jokowi yang dinilainya masih diperhitungkan, serta keberadaan jaringan relawan dapat menjadi kombinasi modal politik yang penting bagi Gibran dalam menghadapi dinamika menuju 2029.
Namun, ia mengingatkan bahwa modal politik tidak selalu berbanding lurus dengan kemenangan elektoral. Kinerja pemerintahan, dinamika koalisi, strategi partai, kondisi ekonomi, persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, serta perubahan preferensi pemilih akan turut menentukan hasil akhir.
“Politik 2029 bukan pertandingan yang pemenangnya sudah bisa diumumkan hari ini. Gibran punya sejumlah modal yang layak diperhitungkan, Jokowi masih memiliki basis pendukung menurut penilaian kami, dan PSI punya peluang untuk berjuang menuju parlemen. Tetapi semuanya harus dibuktikan di lapangan. Pada hari pemungutan suara, bukan klaim yang dihitung, melainkan suara rakyat,” pungkas Rully.
























