Starlink Ancam Internet Lokal?  Waspada Karpet Merah! 

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Sekjen Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Zulfadly Syam menyoroti isu penting terkait akses internet di Indonesia, sebagai negara kepulauan. Dalam pembahasannya, ia mencermati teknologi Starlink, jaringan internet berbasis satelit milik Elon Musk, yang menjanjikan potensi dalam memperluas konektivitas internet. Namun menghadapi ini, jangan sampai pemerintah memberikan karpet merah kepada perusahaan asing tersebut.

 

- Advertisement -

“Ini bukan hanya prosedur perizinan namun jangan kita berikan red karpet kepada starlink untuk langsung menjual kepada and user. Kenapa? Karena kita harus lihat persoalan tidak hanya akses cepat,” kata Zulfadly dalam podcast JCC Network, betajuk “Pertarungan Internet! Starlink ‘Ancam’ Internet Lokal?” Jumat (3/11/2023).

 

Meskipun demikian, Zulfadly menekankan bahwa Indonesia masih memiliki masalah besar dalam menyediakan akses internet yang merata di seluruh wilayah.

- Advertisement -

Faktor utama yang menyulitkan adalah karakteristik kepulauan Indonesia, yang membuat pembangunan infrastruktur internet terutama melalui kabel menjadi tantangan yang mahal dan kompleks.

 

Lalu munculnya Starlink menggunakan jaringan satelit dalam orbit rendah bumi (Low Earth Orbit/LEO), memungkinkan akses internet yang lebih baik dan cepat.

Jadi Starlink memiliki perbedaan dengan satelit konvensional, lantaran berada lebih dekat dengan bumi, sehingga meningkatkan efisiensi dalam penyediaan layanan internet.

 

Bahkan dalam uji coba yang telah dilakukan, Zulfadly menjelaskan bahwa akses internet melalui Starlink memberikan kinerja yang jauh lebih baik daripada teknologi satelit konvensional.

“Itulah yang membuat Starlink kalau kita akses itu jauh lebih baik daripada satelit yang masih dengan teknologi yang lama,” tandasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Imunisasi Tekan Kasus Campak di Sumsel

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan memastikan kondisi penyebaran campak di wilayahnya telah terkendali setelah tidak ditemukan lagi kasus positif sejak Mei 2026. Dengan perkembangan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER