JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meningkatkan stok bahan pokok, terutama beras untuk mengendalikan inflasi di Ibu Kota. Pasalnya ketahanan pangan adalah salah satu kunci untuk mengendalikan inflasi, dan ketersediaan beras dan bahan pokok merupakan bagian dari solusi tersebut.
“Seperti ketersediaan beras dan bahan pokok,” kata Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, di Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (1/11/2023)
Heru juga meminta Dharma Jaya, Food Station, dan Pasar Jaya untuk meningkatkan ketersediaan beras. Masing-masing perusahaan diharapkan akan melakukan rapat dengan komisaris untuk membahas langkah-langkah selanjutnya.
Peningkatan stok bahan pokok diharapkan dapat memperpanjang ketahanan pasokan hingga enam hari. Meskipun Heru belum memberikan rincian tentang stok bahan pokok saat ini,
“Masing-masing perusahaan tersebut, hari ini akan menggelar rapat dengan komisaris,” kata Heru.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir memastikan bahwa stok beras aman untuk Oktober dan November 2023, dengan target peningkatan pasokan beras dari Perum Bulog.
Presiden Joko Widodo juga telah meminta pemerintah daerah untuk menggunakan anggaran tak terduga dalam upaya mengendalikan inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga beras. Hal ini mengacu pada regulasi yang mengizinkan penggunaan anggaran tak terduga untuk tujuan tersebut.













